Mataram, LombokInsider.com – Setelah beberapa waktu sebelumnya, Yayasan Muslim Batu Hijau (YMBH) memberikan bantuan sembako dan lainnya kepada warga Lombok dan Sumbawa yang tertimpa musibah gempa. YMBH kembali hadir dengan melakukan kegiatan trauma healing, bekerjasama dengan Forum Dosen Muslimah Unram dan Yayasan Islam Lentera Hati.

Acara ini digelar di halaman kampus Fakultas Tekhnik Universitas Mataram (Unram), Ahad (23/9), melibatkan sekitar 50 orang peserta dari masyarakat sekitar Gomong dan Dasan Agung, yang terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak.

Wijiono, Ketua Tim YMBH Peduli Gempa Lombok, menyatakan senang dapat membantu masyarakat yang tertimpa musibah. “YMBH merupakan yayasan yang menampung infaq dari karyawan PT Amman Mineral, di Sumbawa Barat, yang kemudian disalurkan untuk membantu sesama yang membutuhkan seperti saat ini,” kata Wijiono.

Menurutnya selain ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan program trauma healing ini, sebelumnya YMBH telah memberikan bantuan berupa Air Mineral, Beras, Mi Instan, Terpal dan Lauk pauk kepada warga Lombok dan Sumbawa yang terdampak gempa.

“Dana infaq yang terkumpul tersebut kami gunakan untuk membantu masyarakat sekitar tambang di Kabupaten Sumbawa Barat yang membutuhkan. Namun, selain itu, kami mencoba membantu keluar dan ini merupakan bagian dari beberapa kegiatan yang rutin kami lakukan,” jelasnya.

Wiji berharap kegiatan trauma healing ini dapat memberikan manfaat serta membantu pemulihan mental para pengungsi dan selalu menerima takdir terbaik dari Yang Maha Kuasa dengan sabar dan syukur.

“Alhamdulillah pagi ini kita dapat berkumpul bersama di tempat ini, untuk melaksanakan kegiatan trauma healing tentunya agar dapat mengurangi rasa takut atau ketegangan khususnya yang dialami oleh anak-anak kita selama beberapa bulan ini kita diguncang gempa,” kata DR. Rer. Nat Teti Zubaidah, Ketua Forum Dosen Muslimah Unram yang juga merupakan Ketua Panitia kegiatan ini.

Teti juga berterimakasih kepada pihak YMBH dan Yayasan Islam Lentera Hati yang telah ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan trauma healing ini.

Teti menambahkan bahwa tujuan dari diadakannya trauma healing ini untuk membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak yang masih sekolah, juga ibu-ibu agar dapat menjalankan aktifitas seperti biasa sebelum terjadi gempa.

Sementara tim relawan trauma healing dari Yayasan Islam Lentera Hati pada kesempatan tersebut mengajak seluruh peserta untuk ikut serta dalam kegiatan ini untuk menghilangkan stress yang dialami selama hampir 2 bulan ini diguncang gempa.

Acara diawali dengan pembacaan hafalan ayat pendek oleh anak-anak yang hadir, kemudian acara inti diisi dengan permainan, lomba-lomba dan pijat refleksi. Peserta terlihat sangat semangat dan antusias mengikuti kegiatan ini.

Tim relawan Lentera Hati berharap setelah pelaksanaan kegiatan ini, peserta yang hadir dapat menularkan apa yang didapatkan kepada sanak saudara dan tetangga sesama pengungsi. (LI)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com