SEMUA PIHAK berperan dalam peningkatan produksi pertanian.

Mataram, LombokInsider.com – Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Hasil Sembiring. M.Si memuji peningkatan produksi pangan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Produksi padi NTB pada 2014 mencapai 2,1 juta ton dan pada 2015 meningkat menjadi 2,4 juta ton dan pada 2016 optimis akan mencapai target.

Demikian disampaikan oleh Hasil Sembiring dalam sambutannya dalam acara Gebyar Pembenihan Tanaman Pangan Tingkat Nasional IV di Desa Puyung, Kecamatan Jonggat Lombok Tengah, Selasa (19/7/).

Menurut Dirjen Tanaman Pangan, Hasil Sembiring, peningkatan produktivitas dengan benih sangat memungkinkan dengan perkembangan banyaknya varietas yang ditemukan. Sampai saat ini terdapat 303 varietas padi, 267 varietas jagung dan 87 varietas kedelai. Lebih lanjut ia menjelaskan suatu varietas akan menampakkan hasil maksimal jika ditanam pada waktu dan lahan yang cocok.

“Jika ditanam, waktu, tanah dan iklim yang pas maka potensi genetik suatu varietas bisa keluar. Oleh karena itu kepada kepala BPTP dan penyuluh, agar betul-betul memetakan di mana varietas itu cocok untuk ditanam,” tambah Dirjen Tanaman Pangan, Hasil Sembiring.

JAGUNG. Gubernur NTB bersama Ibu Gubernur meninjau pameran tanaman pangan.

JAGUNG. Gubernur NTB bersama Ibu Gubernur meninjau pameran tanaman pangan.

Ketahanan Pangan

Gubernur NTB yang pada saat itu hadir beserta istri Hj Erica Zainul Majdi selaku ketua Tim Penggerak PKK NTB, menyampaikan pentingnya peran seluruh pelaku pertanian dari menteri, dirjen, para pengusaha benih, pemulia dan seluruh yang terkait dengan tanaman pangan. “Indonesia berikhtiar memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri, kurangnya kita impor dari luar. Tapi jangan lupa, negara yang mengimpor kepada kita penduduknya akan bertambah, kebutuhan domestiknya juga meningkat sehingga pada masa tertentu, uang belum tentu menjamin bisa memenuhi kebutuhan pangan. Maka tidak ada jalan lain kita harus penuhi kebutuhan pangan kita sendiri,” kata Gubernur Zainul Majdi.

Ia juga menambahkan agenda-agenda pembangunan dapat berjalan baik jika adanya  kedaulatan pangan. “Saya berharap melalui kegiatan ini benih-benih yang dimuliakan harganya diturunkan, yang bagus-bagus itu jangan mahal, kita dekatkan dengan masyarakat dengan harga yang semakin terjangkau,” ujar Gubernur Zainul Majdi. (LI/SP)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono