Mataram, LombokInsider.com – Setelah sempat turun drastis pasca gempa Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terus menerus mengguncang. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jum’at (1/2), pada Desember 2018, angka statistik hotel dan pariwisata Provinsi NTB mulai membaik.

Kepala BPS NTB, Suntono menjelaskan bahwa pada periode Desember 2018 lalu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang mengalami kenaikan dibandingkan bulan November 2018. TPK bulan Desember 2018 sebesar 40,53 persen, sedangkan TPK hotel bintang bulan November 2018 mencapai sebesar 38,24 persen.

“Ini berarti mengalami kenaikan sebesar 2,29 poin. Jika dibandingkan dengan TPK hotel bintang bulan Desember 2017 sebesar 50,05 persen berarti mengalami penurunan 9,52 poin,” jelasnya.

Sementara untuk Rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang pada Desember 2018 tercatat 2,11 hari. Ini mengalami penurnan sebesar 0,26 hari dibandingkan dengan RLM pada November 2018 sebesar 2,37 hari.

Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada Desember 2018 tercatat 58.881 orang yang terdiri dari 48.950 orang tamu dalam negeri (83,13 persen) dan 9.931 orang tamu luar negeri (16,87 persen).

“Demikian juga dengan TPK Hotel Non Bintang Desember 2018 hanya sebesar 24,01 persen mengalami kenaikan sebesar 0,60 poin dibanding November 2018 dengan TPK sebesar 23,41 persen. Namun jika dibandingkan dengan Desember 2017 mengalami penurunan sebesar 3,75 poin dari 27,76 persen,” ujar Kepala BPS yang baru saja menjabat dalam beberapa bulan terakhir.

Untuk Rata-rata lama menginap (RLM) tamu di Hotel Non Bintang pada Desember 2018 sebesar 1,90 hari, mengalami kenaikan 0,31 hari dibandingkan dengan RLM November 2018 sebesar 1,59 hari.

“Data trasnsportasi juga mengalami kenaikan, ini terlihat dari jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada Desember 2018 sebanyak 149.606 orang, naik sebesar 12,47 persen dibanding November 2018. Demikian dengan jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan internasional naik sebesar 4,15 persen menjadi sebanyak 6.068 orang,” ujar Suntono.

Jumlah penumpang yang berangkat pada Desember 2018 melalui penerbangan domestik sebanyak 132.658 orang, naik sebesar 10,27 persen dibandingkan November 2018. Demikian halnya dengan jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional juga naik yaitu sebesar 1,86 persen dari 5.334 orang menjadi 5.433 orang. (LI)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com