Mataram, LombokInsider.com – Masa kampanye telah dimulai, empat pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat sudah mulai perang program pada saat melakukan kampanye. Terkait pariwisata yang saat ini sedang menjadi salah satu fokus utama pemprov NTB dalam melakukan percepatan pembangunannya keempat paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB ini memiliki konsep masing-masing.

Seperti diketahui pariwisata saat ini menjadi salah satu sektor unggulan pemerintah, baik pemrov NTB maupun pemerintah pusat. NTB bahkan memiliki laju pertumbuhan pariwisata yang cukup baik yakni sebesar 22 persen pada 2017, selain itu NTB juga tercatat sebagai provinsi yang memiliki loncatan prestasi diatas rata-rata nasional.

Namun demikian kemajuan tersebut baru pada sisi pertumbuhan sektor perhotelan, jasa pariwisata dan travel agent dan lainnya. Sementara dari sisi ekonomi bagi masyarakat, khususnya disekitar destinasi wisata, belum begitu dirasakan secara maksimal dan merata.

Konsep Pengembangan Pariwisata

Khusus tentang pengembangan pariwisata NTB kedepan, ini yang dijanjikan keempat paslon jika terpilih nanti.

Paslon no. urut 1, Suhaili – Amin, menurut juru bicaranya Hasan Masad, perlu adanya pembagian zona wisata di NTB. Karena NTB terdiri dari dua pulau yakni Lombok dan Sumbawa, serta gili-gili kecil dengan beragam potensi keindahannya masing-masing.

“Perlu adanya pembagian zona, untuk Pulau Lombok sebagai zona pariwisata Marine (kelautan dan bahari) serta Pulau Sumbawa sebagai zona pariwisata Agro (pariwisata alam berbasis pertanian),” jelas Hasan di Mataram.

Menurutnya, pembagian zona akan mempermudah investasi masuk dan juga bisa lebih fokus dalam mengembangkan potensi masing-masing wilayah. Pasangan ini juga menilai pariwisata dapat menjadi faktor pemacu pertumbuhan ekonomi dan juga kemajuan sektor-sektor pendukung lainnya.

Ditempat terpisah, paslon Ahyar – Mori, yang menjadi nomor urut 2, melalui Suaeb Qurry yang menjadi jubir sekaligus koordinator media center mengatakan akan memfasilitasi tumbuh kembang 100 desa wisata di seluruh NTB.

“Desa wisata ini nantinya akan terintregasi dengan pengembangan produk usaha kreatif, yang mana akan banyak memberikan manfaat dan pemberdayaan kepada masyarakat lokal, sekitar desa wisata tersebut,” ujar Suaeb.

Menurut Suaeb, pemerintah provinsi akan menggelontorkan dana sebesar masing-masing Rp200 Juta, untuk setiap desa.

Sementara itu, pasangan nomor urut 3, Zul – Rohmi, melalui Farid Tolomundu sebagai juru bicaranya mengatakan berkomitmen melanjutkan ikhtiar TGB, untuk terus melakukan percepatan pembangunan NTB di segala bidang.

“Untuk pariwisata kami akan melakukan beberapa hal, diantaranya menambah frekuensi direct flight baik jalur dalam dan luar negeri melalui Lombok International Airport (LIA). Selain itu kami juga fokus kepada desa wisata, yang akan terus dipantau perkembangannya dengan memberikan dana bantuan Rp100 Juta per desa,” ujar Farid.

“Memantapkan posisi Lombok Sumbawa sebagai penyelenggara wisata MICE juga memperkuat branding wisata halal yang telah terbentuk. Khusus untuk Sumbawa akan digencarkan promosi dan pembangunan aksesbilitas ke destinasi-destinasi wisata yang ada,” ungkapnya.

Demikian dengan pasangan keempat Ali – Sakti yang merupakan satu-satunya paslon yang maju melalui jalur independen. Melalui juru bicaranya Basri Mulyani, yang sekaligus sebagai Ketua Tim Pemenangan mengatakan akan terus mengembangkan pariwisata NTB jika terpilih nanti sebagai salah satu sektor unggulan.

“Ali – Sakti juga ingin membangun pariwisata, tidak pernah menolak. Hanya saja pariwisata yang murni tanpa label dan embel-embel. Karena pariwisata tidak bisa dibangun dengan label dan konsep saja,” kata Basri.

“Bagi mereka, konsep pariwisata yang pariwisata saja, tanpa label khusus, karena akan membatasi ruang gerak dan pembangunan sektor pariwisata itu sendiri,” tegasnya. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com