Dua foto serangan bom di Qatib

Dua foto yang beredar di media sosial menunjukkan menunjukkan orang keluar dari masjid setelah serangan bom bunuh diri di di Qatib.

 

Jeddah, LombokInsider.com – Pengebom bunuh dini meledakkan dirinya di Qatif dan┬áMadinah setelah matahari terbenam pada Senin, beberapa jam setelah petugas keamanan Saudi menggangalkan serangan di Konsulat Amerika Serikat di Jeddah.

Di Madinah, sebuah bom meledak di dekat pos polisi di luar Masjid Nabi, menewaskan empat polisi dan dua orang sipil.

Sumber polisi mengatakan bahwa petugas polisi yang menjaga pos tengah melakukan buka puasa ketika seorang pengebom bunuh diri menyerang.

Pengebom dilaporkan meminta bergabung dengan petugas polisi untuk berbuka puasa dan petugas polisi tersebut mengizinkannya. Begitu dia mendekat, dia meledakkan rompi bunuh dirinya.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan sebuah mobil terbakar dan sedikitnya dua petugas polisi terlihat tergeletak di tanah terbuka dan dua lainnya tergeletak dekat mobil yang terbakar.

Petugas keamanan telah mengamankan Masjid Nabi dan para jamaah tidak diperkenankan masuk dan keluar.

Gubernur Madinah Pangeran Faisal bin Salman tiba di lokasi ledakan dan mengunjungi rumah sakit Al Ansar di mana para korban ledakan sedang dirawat.

Di Qatif, sebuah kabupaten di Provinsi Timur, dua pengebom bunuh diri meledakkan dirinya satu demi satu di luar Masjid Faraj Al-Omran Mosque. Tidak ada korban dilaporkan.
Jumlah korban tewas tidak termasuk tiga pengebom bunuh diri.

Sebelumnya pada Senin pukul 2:15 pagi, seorang pengebom bunuh diri meledakkan dirinya di dekat Konsulat Amerika Serikat saat petugas keamanan mencegatnya saat ia bergerak mencurigakan di tempat parkir rumah sakit Dr. Soliman Fakeeh.

Mayjend Mansour Al-Turki, juru bicara Kementerian Dalam Negeri, mengatakan, pengebom yang berusia 30an, dikenali sebagai orang asing dari Inggris Raya.

Foto-foto yang diambil dari tempat kejadian menunjukkan tubuh pengebom sebagian tercerai berai oleh ledakan. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Serangan-serangan pada bulan-bulan sebelumnya di kerajaan Arab Saudi dilakukan oleh militan Daesh atau ISIS.

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono