Mataram, LombokInsider.com – Dari hasil hitung cepat versi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA bekerjasama dengan antaranews.com (data 100 persen), selisih perolehan suara pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB nomor urut 1 dan 3 sangat tipis. Suhaili-Amin memperoleh 29.28 persen, sementara Zul-Rohmi 29.53 persen.

Hasil inilah yang membuat LSI, melalui juru bicara yang merupakan salah satu penelitinya, batal mengumumkan hasil resmi hitung cepat tersebut pada Jumpa Pers, Rabu Sore (27/6), di Golden Palace Hotel, Mataram.

Ditemui terpisah, Yan Marli, Anggota KPUD NTB menjelaskan bahwa hasil hitung cepat ini hanyalah gambaran awal, tidak bisa dijadikan indikator resmi kemenangan paslon tertentu.

“Hasil hitung cepat dari lembaga-lembaga survei yang ada ini baru gambaran awal, jadi tidak bisa dijadikan rujukan atau indikator, apalagi mengklaim pasangan calon tertentu sudah menang, jadi sebaiknya kita tunggu hasil resmi hitungan dari KPUD NTB,” jelasnya.

Menurutnya, rekapitulasi sesungguhnya tetap berdasarkan perhitungan KPUD, karena memang metode yang digunakan berbeda dan lebih detil.

“Tentunya kami memiliki metode perhitungan yang berbeda, jadi kami menghimbau masyarakat untuk tidak larut dalam “euforia” atau terpengaruh dengan hasil hitung cepat dari lembaga-lembaga survei tersebut,” kata Yan Marli.

“Apalagi dari hasil hitung cepat tersebut selisih perolehan suaranya sangat tipis, bahkan kurang dari 3 persen. Jadi lebih baik masyarakat sabar menunggu hasil resmi rekapitulasi suara dari KPUD NTB,” tegasnya.

Senada dengan Anggota KPUD NTB, peneliti sekaligus juru bicara LSI, Khobbab, mengatakan pihaknya tidak bisa merilis hasil hitung cepat Pilgub NTB lantaran tipisnya selisih perolehan suara antara dua calon tersebut.

Lebih lanjut, Khobbab menjelaskan LSI belum bisa memutuskan kapan hasil hitung cepat tersebut akan di umumkan secara resmi. Iapun meminta masyarakat untuk menunggu hasil real count dari KPU NTB.

“Kami mohon maaf, karena selisihnya sangat tipis, dibawah tiga persen dengan margin of error 1 persen, kami tidak bisa mengumumkan secara resmi hasil hitung cepat Pilgub NTB ini,” katanya.

Terkait hasil LSI yang terekspose di beberapa media dan jejaring sosial, Khobab tidak ingin mengomentari lebih banyak hasil tersebut, bahkan ia mengaku belum mengetahui hasil akhir hitung cepat yang tersebar di media ataupun di media sosial. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com