Mataram, LombokInsider.com – Seperti diketahui bahwa usaha bengkel las sudah sangat menjamur di Lombok, namun dari sekian banyak bengkel las yang ada dan muncul di Lombok, khususnya di Kota Mataram, ada yang menarik untuk diulas tentang Bengkel Las Kaisar ini. Bengkel ini beralamat di Jl. Dr. Soedjono, Petemon, Pagutan Timur, Mataram.

Modal Utama

USAHA. Bengkel Las Kaisar, Usaha Las Milik Andi Welder.

Seperti bengkel las pada umumnya, Bengkel Las Kaisar ini juga menerima pekerjaan besi seperti: pintu dorong, pagar, teralis, canopy, railling tangga, tangga putar, balkon, rolling door, furniture, rangka baja, pintu harmonika, stainless dan lainya.

“Yang membedakan masalah modal. Kami bengkel las modal kecil, yang besar hanya  kejujuran, kepercayaan konsumen dan kualitas. Itulah yang membuat kami semakin dikenal sekarang,” ungkap Andi As’adi, atau lebih dikenal dengan Andi Welder pemiliknya.

Andi mengaku selalu menjaga ketiga hal diatas untuk mempertahankan nama baik Bengkel Las Kaisar, yang saat ini sudah semakin dikenal sebagai salah satu bengkel las yang terbaik di Mataram, Lombok.

Sejarah Panjang Bengkel Las Kaisar

Andi Welder mengatakan bahwa sejak SMP dirinya sudah mulai mengenal seluk beluk ilmu las mengelas, karena tinggal bersama kakeknya di daerah Babakan, Cakra. “Dulu saya tidak terlalu suka bermain dengan anak sebaya, lebih tertarik bermain dan melihat orang mengelas, karena lingkungan tempat tinggal kami banyak usaha bengkel las,” katanya.

LAS. Seorang Karyawan Bengkel Las Kaisar Sedang Melakukan Pekerjaan Las.

Setelah sekian lama belajar, akhirnya Andi muda berhasil menjadi tukang las, sambil bersekolah. “Ketika melanjutkan ke STM saya ambil jurusan Teknik Las. Alhasil hingga sekarang saya jadi tukang las dan punya bengkel sendiri,” ujar Andi memulai kisahnya.

Setamat STM, Andi langsung bekerja di tempatnya magang/pkl selama masih di STM. “Saya magang di Bengkel Las Budi, setelah tamat langsung di rekrut pemiliknya, jadi nggak sempat nganggur,” lanjutnya semangat. Andi mengaku bahwa ia sempat bekerja disana hanya selama 2 tahun sejak tamat STM.

Kemudian pindah lagi ke bengkel lain untuk mencari ilmu baru dalam bidang las, bahkan Andi muda sempat merantau hingga ke Pulau Sumbawa, selanjutnya sekitar 2008 ia sudah mencoba mandiri dengan mencari orderan pekerjaan kemudian dikerjakan di bengkel temannya.

“Selama ikut di bengkel teman, lebih sering mengerjakan kerjaan saya sendiri, jadi ada rasa nggak enak, akhirnya sejak 2011 buka sendiri di rumah,” ungkapnya. Andi mengaku jika ada kerjaan yang belum bisa dilakukan ia berani membayar tukang las lain. “Saya berani bayar mahal mereka, tapi sekalian bisa belajar ilmu baru,” lanjut bapak satu anak ini.

Putus Kuliah

SIBUK. Kesibukan yang Terjadi di Bengkel Las Kaisar, milik Andi Welder.

“Sempat kuliah di STMIK Bumi Gora, namun karena kendala biaya dan orang tua sudah mulai sakit-sakitan akhirnya saya mengalah agar adik-adik bisa melanjutkan sekolah. Justru dari usaha yang sudah dirintis ini, bisa membantu orang tua menyekolahkan adik-adik,” ujar Andi.

Asal Nama Bengkel

Sebelumnya Bengkel Las Kaisar sempat menggunakan nama Andi Welder dan sempat berganti nama beberapa kali, namun orang kurang percaya dengan nama tersebut, bahkan kartu namanya pernah di buang orang. Namun sejak berganti nama jadi Kaisar usahanya mulai maju, Kaisar berasal dari nama Sarwono tempat ia bekerja sebelumnya.

“Orang panggil dia Sar..sar dan saya perhatikan meski ndak punya bengkel tapi sering dapat kerjaan, akhirnya saya putuskan ganti nama jadi Kaisar dan Alhamdulillah mulai ramai,” pungkasnya.

Untuk promosi usahanya Andi banyak memanfaatkan media sosial seperti FB, Instagram bahkan Tweeter, selain itu Bengkel Las Kaisar juga memiliki blog sendiri. Dengan pengalamannya yang hampir 13 tahun, saat ini usaha Andi Welder mulai berkembang dan mempekerjakan 10 orang karyawan, terdiri dari 4 orang tenaga tetap, serta 6 orang tenaga lepas. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com