Jajaran Polwan Polres Sumbawa

 

Sumbawa Besar, LombokInsider.com – Tanggal 1 September tahun ini menjadi hari ulang tahun ke-68 bagi Polisi Wanita. Tugas Polri ke depan semakin berat dan kompleks. Para Polisi Wanita Indonesia akan selalu tergerak untuk menjadi Srikandi Bhayangkara yang tangguh dan mampu membawa harum nama besar Polri dalam setiap tugas pengabdian yang dibebankan kepadanya.

Demikian pesan Kepala Polisi Republik Indonesia yang dibacakan oleh Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad S.IK pada acara syukuran peringatan HUT Polwan di jajaran Polres Sumbawa.

SELAMAT. Wabup Sumbawa (kanan) memotong tumpeng disaksikan Kapolres Sumbawa (kiri) dalam syukuran HUT Polwan.

SELAMAT. Wabup Sumbawa (kanan) memotong tumpeng disaksikan Kapolres Sumbawa (kiri) dalam syukuran HUT Polwan.

“Berbagai dinamika ancaman Kamtibmas pada setiap aspek kehidupan manusia, sebagai implikasi dari perkembangan lingkungan strategis serta kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, dalam penanganannya akan selalu memerlukan kehadiran Polri. Khususnya tantangan tugas pelayanan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak, merupakan keniscayaan bagi eksistensi Polwan Indonesia, bahkan saat ini meluas kiprahnya pada tataran tugas operasional lainnya, seperti penyidik, negosiator, kontingen Peace Keeping Force, maupun sebagai Kasatwil/Kasatker,” kata Kapolri.

Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya menyampaikan, sejak awal kebaradaan Polwan dalam tugas-tugas Kepolisian merupakan suatu kebutuhan organisasi Polri sehingga tidak hanya sekedar pelengkap. Berbagai pelaksanaan tugas Polri yang berkenaan dengan tugas Polisi Wanita dapat dilaksanakan dengan baik. Mulai dari tugas yang ada pada lingkup kantor-kantor kepolisian sampai dengan misi di lapangan, keberadaan para Polwan pun tidak luput dilibatkan pada berbagai tugas.

Kemampuan seorang Polwan sangat membantu tugas institusi kepolisian, khususnya dalam menangani berbagai kasus kejahatan yang korban atau pelakunya adalah wanita. “Saya melihat Polwan bisa melakukan upaya negosiasi kepada pendemo. Kehadiran polwan mampu meredam emosi pengunjuk rasa agar tidak bertindak anarkis. Saat ini berbagai tantangan tugas Polri yang semakin kompleks menuntut Polwan harus tetap dapat diandalkan Polri sebagai anggota Polisi yang profesional. Saya berharap, insan Polwan tidak hanya dituntut profesional sebagai anggota Polri tetapi juga mempunyai peranan penting dalam membawa citra institusi kepolisian menjadi humanis namun tetap tegas,” lanjut Wabup Sumbawa.

“Saya atas nama pemerintah daerah menyampaikan selamat ulang tahun yang ke-68 kepada segenap jajaran Polisi Wanita Resort Sumbawa. Semoga Polwan di Kabupaten Sumbawa semakin maju dan terus meningkatkan dedikasinya dalam memajukan institusi kepolisian khususnya di Polres Sumbawa,” harap Haji Mo akrab Wabup Sumbawa dipanggil.

Diakhir acara, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Sumbawa yang didampingi Kapolres Sumbawa beserta istri. Acara ditutup dengan meriah dengan pertunjukan tarian dari jajaran Polisi Wanita Resort Sumbawa.

Tentang Polwan

Sejarah mencatat tanggal 1 September sebagai hari lahirnya Polisi Wanita Indonesia. Sejarah ini bermula saat masa pemerintahan darurat Republik Indonesia menghadapi agresi militer Belanda II di kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Saat itu, guna kebutuhan dalam rangka pemeriksaan dan penggeledahan pengungsi, maka diperlukan keberadaan Polisi Wanita. Setelah dilakukan seleksi, terpilih enam orang remaja Putri remaja putri lulusan Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) dan sekaligus menjadi perintis Polisi Wanita Indonesia. Kisah perjuangan para wanita perintis Polwan ini, hendaknya dapat dikenang dan diketahui oleh para generasi Polwan masa kini. Karena dengan memahaminya, maka akan dapat memaknai nilai – nilai perjuangan para perintis Polwan, sebagai landasan semangat dalam memberikan dedikasi dan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Pewarta: Lukmanul Hakim

Penyunting: Kasan Mulyono

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono