Rapat pemantapan Festival Moyo

Sumbawa Besar, LombokInsider.com – Festival Moyo 2016 yang dijadwalkan berlangsung 23 September hingga 16 Oktober 2016 akan dibuka dengan Pawai Budaya di Sumbawa Besar dan ditutup dengan Barapan Kebo di Kecamatan Utan.

“Banyak perubahan dan perbaikan yang dilakukan untuk Festival Moyo 2016 sehingga akan lebih menarik dan meriah,” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Budaya Kabupaten Sumbawa, H. Amri, S.Sos usai rapat evaluasi dan pemantapan pelaksanaan Festival Moyo yang dilaksanakan Rabu (7/9) di Sumbawa Besar.

Dalam rapat evaluasi dan pemantapan yang melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan dipimpin langsung Sekda Sumbawa, diputuskan ada 24 kegiatan yang akan dilaksanakan selama Festival Moyo dengan melibatkan beberapa kecamatan sebagai pusat kegiatan.

MERIAH. Jadwal kegiatan Festival Moyo 2016.

MERIAH. Jadwal kegiatan Festival Moyo 2016.

Berdasarkan jadwal kegiatan yang diterima Lombokinsider.com dari Disporabudpar Kabupaten Sumbawa, Pembukaan Festival Moyo dilaksanakan tanggal 23 September di Sumbawa Besar. Pada hari yang sama juga diagendakan delapan kegiatan lainnya yakni Tari Sarembang Baguba, Samawa Baguba, Karnaval Kerealang, Pawai Budaya Pembukaan, Pekan Budaya Samawa (23  Sept- 2 Okt), MICE/ Ekspo UMKM, Main Jaran dipusatkan di Kerato Angin Laut Desa Penyaring Moyo Utara, Parade Main Jaran.

Sedangkan Jelajah Wisata Motor akan dilaksankan pada 24 September dengan daerah jelajah Kecamatan Sumbawa Batu Lanteh menembus kecamatan Orong Telu. Sedangkan tanggal 25-28 September dilaksanakan Pelatihan dan Festival Tenun, 29 -30 september dilaksanakan Gebyar Pesta Jagung, Pawai Budaya Siswa dan Umum akan berlansung selama tiga hari sejak 29 September. Pada 1 oktober Pentas Kolaborasi Dewan Kesenian Sumbawa, sementara untuk lomba lari 10 km yang biasanya diikuti oleh pelari-pelari nasional baru dilaksanakan pada 2 Oktober dilanjutkan malam harinya dengan Kegiatan Malala Minyak Sumbawa. Lomba Drum Band se-NTB yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari 3-5 Oktober menjadi kegiatan penutup acara yang dipusatkan di Sumbawa Besar.

Sedangkan untuk sepeda gunung yang pada tahun sebelumnya mengambil jalur Sumbawa- Badas-Pulau Moyo kini beralih lintasan di seputaran kecamatan Batu Lanteh dengan lintasan pegunungan Batu Lanteh yang pesona alamnya tidak kalah dengan pesona Pulau Moyo. ‘’Track sepeda gunung pada Festival Moyo tahun ini berubah ke Batu Lanteh, view-nya cukup bagus,’’ujar Kasi Promosi Wisata Disporabudpar Kabupaten Sumbawa, Darmawan.

Ada tiga kegiatan yang dipusatkan di Teluk Badas yakni Balap Sampan, Sampan Hias dan Fishing Contest yang pada dijadwalkan 8-9 Oktober. Sementara pada 15-16 Oktober pusat kegiatan berpindah ke Kecamatan Utan dengan kegiatan Sumbawa Buffalo Carnaval, Barapan Kebo, dan Rangkaian acara penutupan.

Pewarta: Lukmanul Hakim

Penyunitng: Kasan Mulyono

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono