Sunset di Pantai Rantung, Sumbawa Barat

Di Balik Bayang ‘Bukit Gadis Tiduran’

 

Sekongkang, LombokInsider.com – Momen terbaik yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Sumbawa Barat adalah menikmati matahari terbenam di Pantai Rantung, Sekongkang. Di sinilah kita bisa melihat matahari terbenam di balik garis langit di Laut Selatan. Sementara bayangan bukit di ujung tanjung memberikan impresi seorang gadis yang sedang tiduran.

Pantai Rantung terletak di sebelah barat daya Pulau Sumbawa di Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pantai Rantung bisa dicapai melalui jalur selatan dari Pelabuhan Tano melewati Taliwang, Jereweh, Maluk dan Sekongkang dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.

Pantai Rantung memiliki bentangan pantai berpasir putih yang indah dan landai. Pada siang hari, pantai ini ramai oleh para peselancar air yang setia bermain dengan gulungan-gulungan ombak yang mereka sebut Yoyo’s. Ombak di sini sudah sangat terkenal di kalangan peselancar air sehingga Juli ini Pantai Rantung dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan surfing tingkat Asia yakni The 2016 Asian Surfing Championship Tour Calendar.

Karena banyak dikunjungi wisatawan selancar air, maka sejak lama pula di sepanjang pantai ini telah berdiri hotel-hotel yang khusus menyasar tamu peselancar air. Yang paling tua adalah Hotel Yoyo’s, lalu menyu

Sunset di Pantai Rantung, Sumbawa Barat

Bayangan bukit di ujung tanjung di bagian kanan foto ini seperti gadis yang sedang tidur.

sul ada hotel Rantung Beach, Surfindo Rantung Beach, Sing Ken Ken Beach House dan Baha Baha Villas.

Sunset Dramatis

Untuk bisa melihat pemandangan sunset yang dramatis, dianjurkan untuk sudah berada di Pantai Rantung sekitar 30 menit sebelum matahari terbenam, yang biasanya berlangsung pada sekitar pukul 18.00. Kita harus benar-benar sudah berada di lokasi bila tidak ingin terlewat pemandangan dramatis dan magis yang hanya berlangsung beberapa menit. Dianjurkan datang lebih awal sambil memesan minuman hangat ditemani dengan ubi goreng keju khas Hotel Rantung Beach, tempat favorit saya untuk menikmati sunset.

Bila langit cerah, menjelang pukul 18.00, matahari merah membara dan besar berada tepat di atas ufuk barat di atas garis air laut. Saat matahari perlahan terbenam dan hilang di balik garis laut, saat itulah pedaran warna merah kekuningan yang indah seakan tertelan kegelapan malam. Saat itulah momen terindah yang ditunggu-tunggu datang. Momen yang dramatis dan sangat berharga karena hanya berlangsung beberapa menit saja. Pastikan kamera Anda memiliki space dan baterei yang cukup agar tidak kehilangan momen terbaik ini.

Setelah matahari benar-benar menghilang dan digantikan kegelapan, itulah saat yang tepat untuk makan malam. Hidangan laut, pizza, ayam dan daging sapi dengan pelbagai cita rasa disajikan di restoran hotel-hotel tersebut. Juga minuman panas dan dingin. Sebagai hadiah dan penghargaan atas kesabaran Anda menunggu matahari tenggelam di Pantai Rantung yang menawan. (LI/KM)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono