Danau Rawa Taliwang

Taliwang, LombokInsider.com – Masyarakat Sumbawa Barat menyebutnya Lebo Taliwang. Namun nama resminya adalah Danau Rawa Taliwang. Danau ini selain memiliki potensi besar untuk pertanian, perikanan, sumber air tawar dan pengendali banjir; juga sebagai sebuah destinasi wisata. Karena itu sejak 1999 melalui surat keputusan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan, danau ini dan sekitarnya ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam Danau Rawa Taliwang.

Danau Rawa Taliwang memiliki luas 819,20 Ha yang mencakup dua wilayah yaitu Keca

Nelayan sedang mencari ikan di Danau Rawa Taliwang

Nelayan sedang mencari ikan di Danau Rawa Taliwang

matan Taliwang yang meliputi Desa Seloto dan Desa Sampir serta Kecamatan Seteluk yaitu Desa Meraran di Kabupaten Sumbawa Barat. Secara geografis, Danau Rawa Taliwang berada pada koordinat 8o40’54“- 8o43’9“ Lintang Selatan dan 116o50’52“- 116o55’27“ bujur timur, yang memanjang dari utara ke selatan sepanjang sekitar 5 km. Danau Rawa Taliwang berada pada ketinggian 7,5 m di atas permukaan laut dengan kedalaman perairan antara 0,70 m sampai dengan 3,5 m.

Daya Tarik Wisata Danau

Sebagai sebuah destinasi wisata, Danau Rawa Taliwang menawarkan daya tarik pemandangan alam danau yang indah dan asri dengan kehidupan tumbuhan air dan hewan liar yang memesona. Bahkan Danau Rawa Taliwang ini menjadi persinggahan burung undan atau pelikan (Pelecanus conspicillatus) dalam migrasinya dari Australia.

Atraksi wisata yang paling populer di Danau Rawa Taliwang adalah memancing karena danau ini terkenal dengan potensi air tawarnya yang cukup berlimpah. Banyak dijumpai pengunjung sedang memancing di sepanjang tepi danau rawa ini.

Sedangkan masyarakat lokal, sebagian juga bermata pencarian sebagai nelayan. Dengan perahu-perahu kecil tanpa mesin mereka mencari ikan di danau ini untuk menopang kehidupan mereka. Mereka juga menjual ikan air tawar yang sudah dikeringkan untuk oleh-oleh.

Keindahan magis di Danau Rawa Taliwang menjelang senja.

Keindahan magis di Danau Rawa Taliwang menjelang senja.

Wisatawan yang datang ke danau ini bisa melakukan perjalanan mengintari danau dengan menggunakan jasa para nelayan pemilik perahu. Dengan berperahu keliling danau, wisatawan bisa merasakan pengalaman unik dan magis dengan melihat kehidupan flora dan fauna di dalam danau. Banyak obyek-obyek fotografi yang indah juga di sini. (LI/KM)

 

Foto: Rangga Askarani

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono