Mataram, LombokInsider.com – Kawasan wisata tiga Gili, Trawangan, Meno, dan Air di Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, mulai kembali ramai didatangi wisatawan, dalam sepekan terakhir.

Upaya bangkitnya masyarakat dan para pelaku wisata di pulau eksotis itu dan kinerja aparat keamanan yang turut membantu, membuat percepatan recovery pasca bencana gempa bumi di tiga Gili bisa lebih cepat dilakukan.

Kembali bergeliatnya aktivitas tiga Gili juga terlihat saat kunjungan Kapolda NTB, Irjen Pol Achmat Juri, Sabtu (22/9) ke Gili Trawangan. Dalam kunjungan itu, Kapolda Achmat Juri melihat langsung kondisi Gili dan memberikan arahan kepada personil Satgas Aman Nusa II yang bertugas disana.

Karo Ops Polda NTB yang juga merupakan Komandan Satgas Aman Nusa II, Kombes Pol Dewa Putu Maningka Jaya mengatakan, penempatan personil di kawasan wisata itu untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para wisatawan di tiga Gili.

Sedikitnya 100 personil Satgas Aman Nusa II Polda NTB ditugaskan di sana. Mereka berasal dari pasukan Brimob Polda Jawa Tengah yang di-BKO ke Polda NTB. Sebanyak 40 personil ditempatkan di Gili Trawangan, 30 di Gili Meno dan 30 lainnya di Gili Air.

“Ini yang terpenting. Kita memang harus bisa segera meyakinkan wisatawan untuk kembali datang ke Gili dan memastikan keamanan serta kenyamanan selama mereka berwisata,” kata Karo Ops Polda NTB, Kombes Pol Dewa Putu Maningka Jaya, Sabtu (22/9) di Mataram.

Anggota Satgas Aman Nusa II di tiga Gili rutin melakukan patroli sambang warga. Patroli ini dilakukan untuk memastikan keamanan di pemukiman penduduk, perhotelan, dan pertokoan serta sektor perdagangan lainnya.

“Sekarang kondisi sudah mulai membaik, kita harapkan gili bisa pulih dan normal seperti dulu, sehingga pariwisata NTB bisa kembali bangkit,” kata Maningka Jaya.

Seperti diketahui percepatan pemulihan pasca bencana NTB di sektor pariwisata menjadi fokus utama Kementerian Pariwisata RI. Akhir Agustus lalu, Menpar Arif Yahya sempat meninjau langsung Gili Trawangan dan menekankan proses pemulihan sektor pariwisata di NTB harus bisa tuntas dalam tiga bulan.

Untuk percepatan ini, Kementerian Pariwisata membentuk Tourism Crisis Center (TCC) dan mengalokasikan dana segara sekitar Rp20 Miliar untuk kebutuhan pemulihan pariwisata NTB. Gili Trawangan dan dua gili lainnya, Meno dan Air, memang merupakan ikon wisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). (LI)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com