Mataram, LombokInsider.com – Sebagai ikhtiar untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Pulau Lombok dan membantu pemerintah daerah dan pusat untuk mencapai target kunjungan wisata. Maka stakeholder pariwisata NTB, yang dimotori oleh PHRI, ASITA dan BPPD NTB, berinisiatif untuk mengundang 9 Tour and Travel serta tour operator dari Kota Tato Kinabalu, Sabah-Malaysia, untuk berkunjung ke Lombok.

PROMOSI. Selain 9 Travel Agent dari Malaysia, Hadir Juga Hotel dan Travel Agent di Lombok, untuk Memperkenalkan Produk Mereka kepada tamu dari Kinabalu.

Daya Tarik Pulau Lombok

Pertemuan semalam (18/4), dikemas dalam Familiarization Trip (FAMTRIP) and Bussines Matching ini dimanfaatkan juga untuk temu bisnis antara travel agen Kinabalu dengan pihak hotel yang ada di Lombok, dilaksanakan di Top Roof, Hotel Golden Palace. Rombongan dari Kinabalu ini telah berada di Lombok sejak 16 April yang lalu.

Hendro Retno Wulan yang mewakili Konsulat Jenderal RI, Kinabalu, mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan promosi pariwisata Lombok bersama sejumlah Konsulat Jenderal RI yang ada di Asia Tenggara. Menurutnya perkembangan pariwisata Lombok sangat pesat. Komitmen pemerintah daerah untuk memajukan pariwisata Lombok juga sangat luar biasa.

Hal tersebut dapat dilihat dengan kesiapan infrastruktur pendukung pariwisata, mulai dari jalan menuju obyek wisata dan juga kesiapan hotel dalam menyiapkan tempat yang baik bagi wisatawan. “Lombok ini sangat luar biasa, unik dan menarik. Kami bersama Konsulat Jenderal RI yang ada di Asia Tenggara sudah sepakat promosikan pariwisata Lombok,” ucapnya.

CINDERAMATA. Tukar Menukar Cinderamata, dilakukan oleh dan dari Konsul Jenderal Indonesia di Kinabalu, kepada Ketua BPPD NTB.

Senada dengan Retno, Samuel Chu, yang merupakan seorang perwakilan travel agen asal Kinabalu, Sabah, Malaysia Timur, yang juga seorang ahli dibidang IT, mengatakan hal yang sama. “Begitu datang melihat langsung, ternyata Lombok sangat luar biasa. Kenapa tidak dari dulu saya tahu Lombok, ternyata begini indah, ada keunikan tersendiri yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia. Jika tau sejak dulu, sudah lama saya bawa banyak tamu datang berwisata ke Lombok,” ungkap Samuel.

Ikhtiar Pariwisata

Sementara itu, Ketua PHRI NTB, H. Lalu Abdul Hadi Faishal mengatakan Malaysia Timur menjadi bidikan serius dari PHRI untuk didatangkan ke Lombok. “Malaysia Timur potensial untuk lebih banyak berkunjung ke Lombok. Karena selama ini masih didominasi dari Malaysia Barat,” ujar Abdul Hadi. “Selain itu Malaysia dan Indonesia juga memiliki latar belakang budaya yang hampir sama, sehingga ikatan ini semakin mempererat hubungan kedua negara,” ungkap Hadi.

JUMPA PERS. Acara diakhiri dengan Jumpa Pers, di lantai 12, Hotel Golden Palace, Mataram.

Dalam kegiatan Famtrip dan Busines Matching antara PHRI NTB dan Travel Agent Kinabalu ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MOU) antara kedua belah pihak. Dimana travel agen asal Kinabalu, Sabah, Malaysia Timur siap mempromosikan pariwisata Lombok secara All otu tentunya juga bersama Konsulat Jenderal RI Kinabalu, Malaysia Timur. “Travel agen Kinabalu siap All out promosikan pariwisata Lombok,” lanjutnya.

Selain itu pula, peluang menggaet wisatawan dari berbagai negara seperti Brunei Darussalam, Cina melalui Kinabalu, Malaysia Timur sangat besar. Peluang tersebut juga akan digunakan travel agen Kinabalu, yang tergabung dalam TATO untuk menggaet wisatawan tersebut untuk berkunjung ke Lombok. “Melalui Famtrip dan Busines Matching ini akan semakin banyak wisatawan dari Malaysia Timur datang berwisata ke Lombok!” pungkas Hadi Faishal.

Demikian halnya dengan Affan Ahmad, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, yang menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar bersama antara pemerintah dan stakeholder pariwisata NTB. “Diharapkan dengan kunjungan rombongan ini dapat membawa dampak positif terhadap pariwisata di NTB, dalam jangka pendek maupun panjang,” katanya. Selain itu hal ini juga untuk mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat, yakni 3,5 juta kunjungan wisatawan ke NTB selama 2017 ini.

Selama berada di Lombok, peserta Famtrip asal Kinabalu, Malaysia Timur diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata, seperti Gili Trawangan, Senggigi, Pantai Pink, Tanjung Aan, kawasan Kuta-Mandalika dan sejumlah kerajinan serta pusat wisata kuliner di Lombok. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com