Taliwang, LombokInsider.com – Berlibur bisa jadi saat untuk berelaksasi, melepas penat, atau kesempatan untuk bersama keluarga atau dekat. Memasuki awal 2017, jalan-jalan ke pantai bisa jadi opsi. Salah satu alternatif untuk mengisi liburan bersama keluarga adalah berkunjung ke Pantai Kertasari di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Ya, inilah salah satu destinasi pantai yang cukup menarik dan menjadi magnet di KSB dengan keindahan patai yang eksotis, air laut yang jernih dan pemandangan alam di sekitar pantai yang mempesona.

Akomodasi di Pantai Kertasari

Hotel Whales and Waves, Milik Denis Romanov di Kawasan Pantai Kertasari.

Di sini kita dapat menikmati semilir angin laut sambil memandang laut, dan berinteraksi dengan petani rumput laut di Desa Kertasari. Sejak tiga tahun terakhir di kawasan Pantai Kertasari telah dibangun beberapa akomadasi wisata seperti bungalow dan hotel. Salah seorang investor asal Rusia, Denis Romanov telah membangun sebuah hotel yang cukup mewah Whales and Waves di kawasan Pantai Kertasari. “Saya membangun hotel ini sekaligus memboyong keluarga saya untuk tinggal di Kertasari dan anak-anak saya sekolah dengan sistem home schooling, dan kami sangat menikmati tinggal disini,” ungkapnya.

Menurut Denis, sebagian besar tamunya berasal dari Eropa, karena itu dia berharap agar pantai ini tetap terjaga keamanan dan kebersihannya agar wisatawan tidak kecewa setelah datang ke Kertasari. Denis juga mengatakan bahwa masih banyak pantai-pantai bagus di Sumbawa Barat, namun belum mendapat perhatian yang serius. Kami berharap ke depan potensi wisata ini terus dikembangkan tetapi juga harus seiring dengan regulasinya sehingga investor merasa aman dan nyaman berada di sini.

Pantai Kertasari dapat kita jangkau dengan segala jenis kendaraan, jarak tempuh dari Kota Taliwang sekitar 30 menit dengan jalan aspal yang cukup mulus. Masyarakat lokal banyak memilih berlibur di Pantai Kertasari karena selain mudah dijangkau juga sangat cocok untuk bermain anak-anak, karena airnya yang tenang dan jernih.

TRIO. Ketiga Anak ini Sedang Asyik Menikmati Keindahan Pantai Kertasari KSB.

Peluang Bisnis Kerakyatan

Pariwisata di KSB, khususnya Kertasari juga berdampak positif bagi masyarakat setempat, untuk memenuhi kebutuhan wisatawan lokal, masyarakat setempat membuka lapak-lapak di sepanjang pantai dengan fasilitas sederhana untuk tempat beristirahat yang menyediakan minuman dingin dan kuliner-kuliner khas KSB.

Fattahollah, salah seorang pemilik lapak di Pantai ini, adalah orang pertama yang berinisiatif membuka lapak di sini, dia melihat peluang bisnis yang cukup menjanjikan jika membuka dan menyediakan tempat beristirahat untuk wisatawan lokal. “Alhamdulillah, awalnya hanya ada dua lapak, sekarang telah berkembang menjadi delapan lapak. Ini membuktikan bahwa peluang bisnis yang dirintis mulai mendapat perhatian dan membuka peluang juga untuk orang lain,” kata Fattahollah.

“Usaha seperti ini bukan persaingan, namun membangun usaha bersama untuk pariwisata di Kertasari. Kami berharap juga ada perhatian pemerintah untuk usaha-usaha pariwisata seperti ini. Kami membangun ini tidak hanya dengan semangat bisnis semata, tetapi membuka peluang lapangan pekerjaan selain nelayan, berkebun dan usaha rumput laut,” pungkasnya.

Fasilitas di Pantai Kertasari

Lapak atau Warung Sederhana Mulai Bermunculan di tepi Pantai Kertasari.

Perlu diketahui bahwa fasilitas yang tersedia di pantai ini masih sangat sederhana, fasilitas dasar seperti toilet, air bersih, lahar parkir, listrik dan bak sampah belum tersedia dengan maksimal. Semoga kedepannya hal ini dapat menjadi perhatian pemerintah agar fasilitas dasar tersebut dapat dipikirkan infrastruktur dan sistem pengelolaannya. Tidak hanya dipikirkan untuk dibangun, tetapi juga keberlanjutannya setelah dibangun.

Pariwisata sejatinya harus berdampingan dengan usaha-usaha yang lainnya seperti biro perjalanan, hotel, pramuwisata dan juga usaha-usaha kerakyatan lainnya agar Kertasari dapat menjadi sebuah model desa di Sumbawa Barat dengan usaha pariwisata berkelajutan berbasis masyarakat. Diharapkan Pemerintah segera merumuskan regulasi terkait usaha pariwisata kerakyatan di Kertasari. Peluang usaha seperti ini tidak hanya berdampak positif bagi perkembangan pariwisata di Sumbawa Barat, tetapi juga akan menjadi bisnis alternatif bagi pelaku usaha dan masyarakat setempat. (LI)

 

Penulis/Foto: Anas Pattaray

Penyunting: Agus Apriyanto

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com