Taliwang, LombokInsider.com – Sudah sejak lama Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) di Nusa Tenggara Barat (NTB), dikenal sebagai daerah penghasil tambang Tembaga dan Emas. Namun kecantikan alamnya yang mempesona dengan air terjun sebening kristal, pantai tropis yang belum terjamah dan ombak yang menantang serta surga bawah lautnya, merupakan potensi wisata unggulan bagi wisatawan mancanegara maupun nusantara yang merupakan nilai lebih dari daerah ini.

Berikut 10 destinasi wisata tereksotis yang dapat dinikmati dalam sekali perjalan ke KSB:

Air Terjun Kalela

Sekitar 23 menit (16,2 km) dari Kota Taliwang, terdapat air terjun yang sangat eksotis. Penduduk menyebutnya air Terjun Kalela, tapi banyak nama yang disematkan pada keindahan air terjun ini, diantaranya air terjun Semporon Tangkil, Ai Koa dan Janup.

Jalan menuju Jereweh sudah bagus, namun dari Jereweh menuju lokasi air terjun kondisi jalan masih berbatu dan tanah. Jarak dari Jereweh menuju lokasi Kalela sekitar 3 km. Di sepanjang jalan kita dapat melihat hamparan sawah penduduk yang diapit bukit hijau.

Air terjun ini sangat unik dibanding air terjun lainnya, airnya mengalir dari sebuah tebing batu berundak-undak dan berongga setinggi 10 meter dan jatuh pada kolam berwarna hijau. Dengan air sebening kristal, akar pohon dan teduhnya kolam adalah perpaduan alunan nada dan pahatan alam yang sungguh eksotis.

Sayangnya, di sekitar air terjun belum ada fasilitas pendukung seperti pedagang kaki lima, apalagi restoran dan penginapan, karenanya pengunjung dianjurkan untuk menyiapkan perbekalan yang cukup.

Pantai Jelenga

Untuk dapat sampai ke Pantai Jelenga atau yang terkenal dengan scar reef ini, harus menempuh perjalanan sekitar 13 menit (7,2 km) dari Jereweh, memasuki Desa Goa perjalanan akan melewati hamparan sawah, bukit dan hutan jati. Kalau musin tanam jagung, ladang petani pada kiri dan kanan jalan dipenuhi pohon jagung yang sangat subur, seakan berjalan membelah ladang jagung.

Saat musim ombak tiba sekita (Juni-Agustus), para surfer dunia berdatangan untuk menaklukan scar reef. Ombak setinggi 6-7 meter dengan garang menggulung dan menghempas batu karang yang tajam. Bahkan beberapa tahun lalu, turnamen surfing bertaraf internasional pernah digelar di pantai ini.

Bebepara akomodasi yang tersedia di Pantai Jelenga, Jelenga Lodge, Scar Reef Lodge dan Myamo Beach Lodge.

Pantai Benete

Jika anda ingin menikmati eksotisnya mentari terbenam, Pantai Benete dapat dijadikan pilihan. Dalam 35 menit (19,6 km) dari Pantai Jelenga sampailah kita di Benete. Jalan hotmix berliku dan menanjak, akan terbayar dengan keindahan panorama sunset di Pantai Benete.

Sambil menikmati segarnya air kelapa muda dan sajian ikan bakar, kita dapat menyaksikan mentari terbenam di balik bukit. Kemudian kerlip lampu-lampu pembangkit listrik dan gudang konsentrat milik PTAMNT menghias indahnya malam di pantai Benete.

Bagi pecinta olah raga bawah laut, Pantai Benete adalah pilihan yang tepat untuk menyelam. Program pemantauan dan transplantasi karang buatan oleh PTAMNT, telah tumbuh dan berkembang. Karang-karang buatan itu telah berubah menjadi istana yang sangat bagus bagi species ikan disana.

Fasilitas air bersih, masjid dan area parkir yang luas bagi pengunjung tersedia tidak jauh dari tepi pantai. (Bersambung)

 

Foto dan Penulis: Komang Ardana

Penyunting: Agus Apriyanto

Tags:
About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com