Mataram, LombokInsider.com – Rencana even Jambore Nasional (Jamnas) Ikatan Motor Indonesia (IMI) 2019, yang akan diselenggarakan pada 22-25 Agustus di Lombok, NTB, mendapat support dari sejumlah pihak termasuk praktisi dan pelaku wisata.

Praktisi Pariwisata NTB, H Misbach Mulyadi menilai event Jamnas IMI di Lombok akan menjadi trigger yang baik untuk membantu mempromosikan pariwisata Lombok. Apalagi, even tersebut bakal memobilisasi banyak pengunjung yang menjadi bagian dari peserta Jamnas IMI. Jumlah mereka bisa sampai 3 ribu orang lebih.

“Ini sangat luar biasa. Pariwisata memang butuh mobilisasi. Bayangkan mereka anggota IMI se-Indonesia akan berada tiga hari lebih di Lombok, mereka bisa jalan-jalan melihat destinasi dan berbelanja,” kata H Misbach, Sabtu (20/7) di Mataram.

Ia menekankan, even yang potensial seperti ini mesti mendapat support penuh dari semua pihak, termasuk Pemda Provinsi NTB dan Pemda Kabupaten dan Kota di masing-masing destinasi.

Sebab, rute Touring Merah Putih yang akan dilalui para peserta Jamnas IMI ini meliputi sejumlah destinasi baik di Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, hingga Kuta Mandalika di Lombok Tengah yang menjadi lokasi puncak kegiatan.

Menurut Misbach, Pemda bisa mendukung dengan kegiatan-kegiatan atraksi seni budaya di venue kegiatan, atau juga bisa menyambut para peserta dengan jamuan makan bersama.   

“Mestinya pemerintah bisa menjamu mereka, sebagai bentuk apresiasi bahwa mereka sudah mau berjambore di Lombok. Misalnya dengan pagelaran atraksi dalam acara gathering, atau jamuan makan. Ini semua Pemda harus ambil peran,” katanya.

Di Kuta Mandalika sendiri, papar Misbach, Pemda Lombok Tengah bisa menjamu makan bersama dengan konsep begibung. Hal ini akan turut mempromosikan budaya lokal, sekaligus memberi pengalaman baru bagi para peserta Jamnas IMI yang kebanyakan dari luar NTB.

“Jamuan makan dengan konsep begibung misalnya. Ini bisa dilakukan Pemda Lombok Tengah,” katanya.

Sementara di kawasan Senggigi, tukas Misbach, Pemda Lombok Barat juga harus jeli menyambut para peserta Jamnas IMI ini. Misalnya menghidupkan pasar seni Senggigi dengan berbagai atraksi seni budaya yang bisa dinikmati.

“Teman-teman pelaku wisata di Senggigi juga pasti mendukung, karena saat ini kan Senggigi cukup sepi ya,” katanya.

Ia berharap kegiatan Jamnas IMI 2019 di Lombok bisa terlaksana dengan baik, dan menjadi angin segar bagi geliat pariwisata di Lombok dan NTB secara umum.

“Even-even seperti ini memang harus terus dilakukan di Lombok. Kita berharap Jamnas IMI ini sukses dan membawa dampak baik bagi sektor pariwisata kita di NTB,” pungkasnya. (LI)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com