Mataram, LombokInsider.com – Pemerintah Kota Mataram giat melakukan kegiatan-kegiatan pelestarian tradisi lokal dengan mengadakan lomba-lomba untuk mempromosikan nilai-nilai tradisi. Salah satunya adalah lomba menghidangkan makanan yang disebut dengan pesajik begibung yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram pada Selasa, 3 Mei 2016 di Aula Kantor Walikota Mataram.

“Pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh GOW ini. Tradisi makan bersama atau begibung merupakan tradisi lokal yang harus dilestarikan karena memiliki nilai-nilai moral dan etika yang tinggi dan bermanfaat dalam menguatkan hubungan silaturahmi dalam masyarakat,” kata H. Mohan Roliskana, Wakil Walikota Mataram.

Nilai-nilai silaturahi keluarga ini sangat penting dewasa ini di tengah gempuran revolusi teknologi yang begitu cepat dan menyebabkan pergeseran norma-norma yang berlaku ditengah masyarakat, jelas Mohan. “Intinya bagaimana kita menguatkan pondasi keluarga,” tandasnya.

Lomba penyajian sesaji begibung yang pertama kali digelar ini dimaksudkan untuk meningkatkan kecintaan pada tradisi Sasak. “Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengangkat tradisi khas Sasak Lombok berupa makan bersama atau begibung sebagai salah satu kearifan lokal yang harus diapresiasi,” kata Kinnastri Roliskana, Ketua GOW Kota Mataram.

Lomba yang diikuti oleh 36 peserta dari seluruh organisasi wanita di Kota Mataram ini dimenangkan oleh PKK Ampenan sebagai juara pertama dan Bhayangkari Mataram sebagai juara favorit. Hadir dalam lomba ini Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi, Ketua TP PKK Kota Mataram Hj. Suryani Ahyar Abduh, para Kepala SKPD Kota Mataram, serta para Ketua organisasi kewanitaan se-Kota Mataram; serta Ketua BKOW Provinsi Nusa Tenggara Barat Hj. Syamsiah Amin.

Kekayaan dan keanekaragaman budaya dan tradisi masyarakat Kota Mataram merupakan salah satu daya tarik wisata. “Tradisi dan budaya ini harus kita lestarikan dan kembangkan sehingga bisa juga untuk menarik wisatawan,” kata H. Mohan Roliskana. (LI/KM)

Suasana makan bersama atau begibung di Kota Mataram

Suasana makan bersama atau begibung di Kota Mataram

Tags: ,
About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono