Mataram, LombokInsider.com – Dalam kurun waktu 2-3 tahun terakhir, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram terus berbenah, ini terlihat dari keseriusannya dalam menata Taman Ceria di Jalan Udayana yang sebelumnya bernama Taman Lansia. Jalan Udayana memang telah cukup lama menjadi salah satu pusat rekreasi utama bagi masyarakat Mataram khususnya.

Fasilitas Penunjang

Setiap pagi dan sore taman ini dipenuhi oleh warga yang berolah raga baik dijalan, maupun di jogging track yang disediakan.Tidak salah memang taman Udayana menjadi pusat rekreasi dan olah raga di tengah kota karena pemerintah kota Mataram menyediakan fasilitas seperti jogging track sekitar 2-3 km keliling taman, musholla, beberapa alat olah raga kebugaran juga dipasang, tempat latihan skate board dan juga lapangan basket, serta tempat parkir yang luas ditunjang dengan jalanan yang bersih dari kotoran kuda, karena cidomo memang dilarang melalui jalan Udayana.

Keadaan diatas semakin lengkap dengan hadirnya kebun binatang mini di Taman Ceria yang merupakan bagian dari Taman Udayana. Terdapat lima buah kandang besar yang sengaja dibangun oleh Pemkot Mataram di Taman Ceria ini, tiga diantaranya telah diisi Burung, Angsa dan Monyet.

Tentunya hal ini sangat menarik perhatian warga masyarakat yang berkunjung ke Taman Ceria, khususnya anak-anak yang memang sangat mudah tertarik kepada hal-hal baru. Apa yang telah dilakukan Pemkot Mataram ini patut diapresiasi, yakni menyediakan sarana dan prasarana pendukung untuk meningkatkan kualitas Taman Udayana sebagai salah satu destinasi wisata.

Beberapa pengujung merasa sangat nyaman dan senang dengan semakin lengkapnya fasilitas yang ada. “Disini pohonnya banyak dan rindang jadi udaranya sejuk dan segar disebelah barat juga ada sawah yang membentang. Sekarang ditambah dengan disediakannya beberapa jenis binatang di dalam sangkar besar, bisa dikatakan ini kebun binatang minilah,” ujar Jarwo, yang datang bersama dengan anak dan cucunya.

Senada dengan Jarwo, Sartina seorang ibu yang datang bersama dua buah hatinya juga terlihat sangat senang dengan adanya beberapa sangkar yang telah berisi beberapa jenis binatang ini. “Anak-anak ini suka sama binatang, jadi lumayan juga sebagai hiburan, mana lokasinya cukup dekat,” ucapnya.

Bagi para pengunjung tidak perlu kuatir, berbagai macam produk kuliner juga tersedia hampir disepanjang kiri-kanan jalan, menjadi indikator menggeliatnya perekonomian masyarakat sekitar dengan keberadaan taman ini. Berbagai jenis makanan dan minuman tersedia seperti di Taman Udayana.

Sejarah

Dari sejarahnya, Taman Udayana diresmikan pada Agustus 1988 masa pemerintahan Gubernur H. Gatot Suherman, hal itu dapat kita ketahui dari monumen yang diatasnya terletak batu besar ditengah taman Udayana, ini berarti sudah sekitar 30 tahun. Disekeliling monumen juga tergambar relief-relief kegiatan kehidupan masyarakat kota Mataram sehari-hari, seperti berdagang, bertani dll. Seiring berjalannya waktu taman Udayana banyak mengalami perbaikan infrastruktur untuk menunjang fungsinya sebagai rekreasi dan olah raga, serta menambah keasriaan dan kenyamanan para pengunjungnya.

Car Free Day

Khusus Minggu pagi, dari pukul 06:00-09:00 Wita, disepanjang jalur Jalan Udayana diterapkan Car Free Day (hari bebas kendaraan bermotor) walaupun waktunya singkat tetapi cukup efektif mengurangi polusi udara ditengah kota Mataram yang sudah sangat padat oleh kendaraan bermotor roda dua dan empat. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com