Destinasi wisata pantai Loang Baloq

Mataram, Lombokinsider.com – Destinasi wisata yang masih dalam lingkup Kota Mataram ini memang unik yakni merupakan perpaduan antara destinasi makam nenek moyang dan destinasi pantai dalam satu lokasi. Selain itu, destinasi ini dekat dan mengasyikkan, serta murah meriah. Karena itulah banyak orang mengunjungi obyek wisata ini.

Destinasi wisata Pantai dan Makam Loang Baloq terletak di Tanjung Karang, di jalur lingkar selatan, bagian barat Kota Mataram. Loang Baloq dalam Bahasa Sasak berarti lubang makam buyut. Dinamai demikian karena ini sejatinya adalah lokasi makam.

ZIARAH. Pintu gerbang kompleks makam Loang Baloq

ZIARAH. Pintu gerbang kompleks makam Loang Baloq

“Keistimewaan makam Loang Baloq ini dikarenakan adanya makam ulama Maulana Syekh Gaus Aburrazak, seorang ulama dan pendakwah agama Islam yang berasal dari Baghdad Irak yang menyebarkan agama Islam dari Palembang lalu kemudian singgah di Lombok,” jelas Syamsuddin, juru kunci makam sambil menunjuk pada sebuah makam yang berada tepat di bawah pohon beringin besar di tengah kompleks.

Setelah dari makam biasanya para pengunjung beralih ke seberang jalan yaitu Taman Rekreasi Loang Baloq. Taman ini memiliki konsep menarik karena dilengkapi dengan danau besar dengan permainan anak yakni wahana perahu bebek yang dikayuh di atas air. Di tempat ini juga tersedia sekitar delapan buah berugaq besar untuk bersantai atau berisitirahat bersama keluarga.

“Kami baru pertama kali kemari meskipun kami tinggal di Kota Mataram. Biasanya setiap libur Idul Fitri kami pulang mudik ke Lombok Timur. Nah, saat Lebaran Topat ini kami baru bisa bermain ke pantai,” jelas Hadi.

Sementara Ashamdi, dari Lombok Tengah mengajak anak dan istrinya untuk mengunjungi makam terlebih dahulu baru kemudian ke pantai. “Ini kami baru saja sampai dari Loteng, mau berziarah dulu baru kemudian ke pantai,” kata Ashamdi saat ditemui di komplek makam.

Selain danau buatan, taman rekreasi ini juga telah dilengkapi dengan beragam fasilitas, seperti lahan parkir, musholla dan fasilitas olahraga.

BERMAIN. Danau buatan dengan wahana perahu di Loang Baloq.

BERMAIN. Danau buatan dengan wahana perahu di Loang Baloq.

“Kami yang bertugas di sini ada 21 orang, bagian parkir 9, wahana bebek 2, kebersihan 2, mengurus para pedagang 1, pintu masuk 2, jaga malam 5 orang, juga ada beberapa ibu-ibu yang membantu menyapu untuk menjaga kebersihan,” ungkap Salman, salah seorang petugas parkir sekaligus penjaga malam.

Ada hal menarik lain yang bisa dinikmati di Pantai Loang Baloq ini yaitu keindahan saat matahari tenggelam. Lokasi taman yang terletak di pinggir pantai, membuat para pengunjung bisa bermain-main di atas pasir yang lembut.

Pengelolaan taman rekreasi ini diketuai oleh Suryadi yang merupakan pegawai di kelurahan setempat. “Hasil dari parkir, penyewaan bebek dan lain-lain digunakan untuk keperluan dan kepentingan bersama, sisanya untuk memperbaiki kerusakan ringan pada fasilitas yang ada,” lanjut Salman yang sudah 5 tahun bekerja di taman ini. “Kebersihan menjadi prioritas utama kami, namun sayang para pengunjung yang datang kurang sadar akan kebersihan, jadi baru saja kami bersihkan yang baru datang sudah buang sampah lagi,” keluh Salman.

 

Pewarta: Agus Apriyanto

Penyunting: Kasan Mulyono

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono