UNIK. Pelepasan balon menandai peresmian pameran MTQN

Mataram, Lombokinsider.com – Salah satu keunikan rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran XXVI di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat adalah digelarnya tiga buah pameran sekaligus yakni Pameran Peradaban Islam yang digabungkan dengan NTB Expo dan Pekan Holtikultura. Ketiga pameran dalam satu rangkaian tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur NTB yang diwakili oleh Sekretaris Daerah NTB, Ir. H. Rosyadi Sayuti, MSc., PhD. Sabtu (30/7) petang dengan pemukulan bedug dan pelepasan balon oleh Sekda, Wakil dari Kemenag, Kepala Dinas dan SKPD terkait, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOMPINDA).

UNIK. Sekda NTB meninjau stan pameran.

UNIK. Sekda NTB meninjau stan pameran.

“Pelaksanaan tiga pameran sekaigus ini merupakan salah satu keunikan yang ingin kita suguhkan dalam gelaran MTQ Nasional XXVI di Mataram. Hal ini sesuai dengan arahan Bapak Gubernur untuk menjadikan MTQN di Mataram ini sebagai yang terunik dan paling meriah diantara pelaksanaan MTQ lainnya,” kata Sekda Rosyadi menambahkan.

Sekda Rosyadi juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan Pemerintah Provinsi NTB kepada semua pihak yang telah dengan sekuat tenaga membantu dan mendukung kesuksesan pelaksanaan MTQN 2016. “Ini merupakan suatu prestasi yang luar biasa, karena sebagai tuan rumah kita mampu memberikan yang terbaik dan bahkan melebihi kebiasaan dari MTQ lainnya,” jelas Sekda.

Pameran Peradaban Islam ini dimaksudkan untuk menjelaskan bagaimana awalnya ajaran Islam masuk ke NTB dan perkembangannya selama kurang lebih beberapa abad yang lalu, sehingga para pengunjung paham sejarah Islam yang ada di NTB. Para pengunjung pun terlihat sudah tidak sabar menantikan acara pembukaan, karena ingin segera masuk ke arena pameran, salah satu sudut yang terlihat sangat ramai adalah pusat kuliner yang tersedia di area pameran.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB Budi Septiani menjelaskan bahwa selain pameran di Islamic Center, juga dilaksanaan pameran UKM dan produk unggulannya di Mall Epicentrum dan Masjid Agung Loteng. “Para peserta pameran berasal dari Kementerian, Pemda, Pemkot, BUMN dan juga hampir semua UKM yang ada di Provinsi NTB dan Kabupaten Kota terdiri dari 270 stand selama 7 hari, merupakan yang paling meriah sepanjang sejarah MTQN,” kata Budi Septiani.

Pewarta: Agus Apriyanto

Penyunting: Kasan Mulyono

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono