Olimpiade Robot Sekolah Islam Indonesia Malaysia

344 Jagoan Robot Sekolah Islam Indonesia dan Malaysia Bertarung

 

Mataram, LombokInsider.com – Banyak cara untuk promosi wisata halal. Salah satunya adalah dengan mengadakan kegiatan-kegiatan kependidikan yang bernuansa Islam. Itulah yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB yakni menjadi tuan rumah International Islamic School Robot Olimpiade (IISRO) pada 17 – 19 Agustus di di Lombok Epicentrum Mall (LEM).

Para robot sedang uji kebolehan di hadapan juri.

Para robot sedang uji kebolehan di hadapan juri.

“Acara ini merupakan salah satu bagian dari Gebyar kegiatan Bulan Budaya Lombok Sumbawa (BBLS) 2016, sekaligus ajang unjuk kebolehan, sharing pengalaman dan informasi bagaimana menciptakan robot multi talenta serta promosi wisata halal Lombok di tingkat nasional dan internasional,” kata Kadis Budpar NTB HL. Moh Faozal saat membuka International Islamic School Robot Olimpiade (IISRO) pada (17/8) lalu.

Acara olimpiade robot ini memang memiliki gema nasional dan internasional karena diikuti oleh 344 pelajar tingkat SD-SMA dari sekolah Islam dari Medan dan Jawa, Indonesia serta Malaysia. Ini merupakan acara kelima dengan acara sebelumnya diadakan di di Johor, Malaysia, Jakarta, Bandung, Jogja dan sekarang di Mataram.

“Olimpiade robot ini kami niatkan untuk dapat berbagi ilmu pengetahuan dan juga pengalaman serta menularkan kegemaran bergelut dengan sesuatu yang hi-tech dengan para pelajar dan mahasiswa di Mataram. Apalagi Fakultas Teknik Elektro Universitas Mataram ikut mendukung acara ini. Kami pilih Mataram karena di sini sedang gencar berpromosi wisata halal,” jelas Dhadhang Setiya Budi, Koordinator International Muslim Association for Robotic (IMARO) Indonesia, saat ditemui LombokInsider.com (19/8).

KEGEMARAN. Olimpiade ini juga sebagai sarana meningkatkan kegemaran ilmu robot. Panitia olimpiade berpose sejenak saat final.

KEGEMARAN. Olimpiade ini juga sebagai sarana meningkatkan kegemaran ilmu robot. Panitia olimpiade berpose sejenak saat final.

Ada sembilan kategori robot yang dilombakan yakni Sumo, Aerial, Transporter, Underwater, Theater, Fire Fighting, Chef, Soccer dan Rescue. Dari sembilan kategori, setiap peserta diberikan kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan robot ciptaannya masing-masing untuk unjuk kebolehan di hadapan para juri. Terlihat robot-robot rakitan bermain bola, bersandiwara dan berenang mengambil target yang telah disediakan panitia dalam akuarium mini semua dilakukan robot layaknya manusia.

“Semoga ke depannya acara-acara seperti ini lebih sering diadakan di Mataram sehingga minat masyarakat dan pelajar dapat dibangkitkan, agar dapat bersaing dengan para pelajar di kota lain bahkan mungkin ke kancah internasional,” pungkas Dhadhang.

Pewarta: Agus Apriyanto

Penyunting: Kasan Mulyono

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono