gowes ke benang stokel

Bakal Dikembangkan Sebuah Bike Park

Benang stokel

Rombongan LMBC mejeng sebentar sebelum memulai perjalanan ke Benang Stokel

Aik Berik, LombokInsider.com – Air terjun Benang Stokel di kaki Gunung Rinjani sudah lama dikenal publik. Di balik itu ternyata jalur menuju Benang Stokel juga menawarkan rute bersepeda gunung yang mengasyikkan. Penulis bersama Lombok Mountain Bike Club (LMBC) mencoba jalur ini pada awal Juni 2016. Berikut laporan singkatnya.

Loading

Peserta gowes Sabtu pagi kali ini ada 16 orang. Loading sepeda menggunakan 2 pick up dan 1 minibus, plus satu minibus lagi untuk penumpang. Sekitar jam 8 rombongan meninggalkan Mataram setelah sarapan nasi bungkus di Bertais.

Sekitar pk 09.00 rombongan sudah sampai di pintu masuk Geopark Rinjani ditemani Mamiq Agus, warga Aik Barik yang berminat mengembangkan bike park di sini. Perjalanan dilanjutkan dengan mobil selama sekitar 30 menit dan dari titik ini acara gowes dimulai dengan jalur yang menanjak namun tidak terlalu ekstrem.

Downhill

Setelah gowes nanjak sekitar satu jam, rombongan istirahat dan bersiap-siap untuk turun. Jalur turun yang akan dicoba adalah jalur umum dan melalui jalur yang dibuat oleh masyarakat di akhir rute sebelum pintu gerbang Geopark Rinjani.

Pk 11.00 rombongan turun. Jalur turun cukup terjal. Mereka yang sudah terampil sangat menikmati turunan ini. Sementara yang masih pemula, harus sering-sering menarik tuas rem agar tidak tersedot oleh gravitasi bumi.

Bike Park

Setelah melewati rute jalur umum sekitar 20 menit turun, rombongan istirahat di persimpangan jalan ke air terjun Benang Kelambu sambil menunggu semua anggota rombongan turun.

Perjalanan kemudian dilanjutkan melewati jalur baru yang dibuat oleh masyarakat. Jalur ini berada di sebelah kiri saat turun dan melewati kebun-kebun masyarakat. Jalur awalnya datar lalu sedikit menanjak. Di bagian akhir ada turunan yang cukup curam yang berakhir di kebun Mamiq Agus yang banyak sumber air dan kolam. Tepat pk 12.00 rombongan sudah tiba di kediaman Mamiq Agus dan disambut dengan kelapa muda, kopi hitam dan nasi campur. Gowes yang sempurna.

“Kami sedang diskusi dengan Mamiq Agus dan masyarakat sekitar untuk membuat bike park di lokasi ini agar bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah ini. Dengan keindahan alam dan banyaknya mata air dan kolam, kawasan ini juga cocok untuk lokasi outbound,” kata Yusril Arwan, Ketua LMBC. (LI/KM)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono