Masjid Islamic Center

 

Mataram, LombokInsider.com – Pulau Lombok terkenal dengan julukan Pulau 1000 Masjid. Julukan ini disematkan karena pulau kecil seluas 5.435 km² ini memiliki 4.500 masjid di 598 desa dan kelurahan di Pulau Lombok. Ini tidak lepas dari tingginya semangat masyarakat Muslim Lombok untuk membangun masjid sehingga dalam satu desa bisa dibangun lebih dari satu masjid. Masyarakat dan pemerintah pun berlomba-lomba untuk membangun masjid yang paling besar dan paling indah.

Sekelompok pengguna Facebook telah membuat grup Pulau 1000 Masjid. Ini merupakan fanpage komunitas yang mengumpulkan dan mendokumentasikan masjid-masjid yang ada di Pulau Lombok. Dengan fanpage ini mereka juga mengajak pengguna FB lainnya untuk berbagi foto dan cerita tentang masjid-masjid di Pulau Lombok.

“Kami mulai tertarik melakukan ini sejak 2012. Tujuannya dalah mengumpulkan stok foto masjid yang mungkin bisa berguna di kemudian hari,” kata Putre Saja, anggota komunitas ini kepada LombokInsider.com.

Komunitas ini berawal dari hobi pribadi dan kemudian dilanjutkan dengan pembuatan grup bersama teman-teman yang memiliki hobi yang sama. “Anggota kita sudah mencakup 4 kabupaten di Lombok dan Kota Mataram,” kata Putre.

Menurut Putre, grup ini memiliki rencana untuk membuat buku atau website tentang

Masjid Agung Praya, Lombok Tengah. Foto oleh: Putre Saja

Masjid Agung Praya, Lombok Tengah. Foto oleh: Putre Saja

masjid-masjid di Lombok. “Namun ini tidak profit oriented, lebih bersifat sukarela dan non-profit,” kata Putre.

5 Masjid Terindah di Lombok

Menurut Komunitas Pulau 1000 Masjid, dari 4500 masjid yang ada di Pulau Lombok, maka lima masjid yang terindah adalah:

  1. Masjid Islamic Center, Mataram
  2. Masjid Al Akbar, Masbagik, Lombok Timur
  3. Masjid Kopang, Lombok Tengah
  4. Masjid Agung Praya, Lombok Tengah
  5. Masjid Jamiq, Selong, Lombok Timur

“Untuk Pulau Sumbawa, kami belum punya cukup data sehingga belum bisa menyebutkan lima masjid yang terindah di sana,” kata Putre.

Masjid Islamic Center di Mataram mulai dibangun pada 2011 pada lahan seluas 7,6 hektar dengan biaya Rp356 miliar. Kompleks Islamic Center ini memiliki fungsi sebagai tempat peribadatan, pendidikan, museum, wisata religi, perekonomian dan tempat berolah raga. Saat ini proyek Islamic Center NTB ini sudah hampir rampung dan akan digunakan sebagai ajang utama MTQN 2016. (LI/KM)

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono