Kunjungan Gubernur ke IC

TINJAU ISLAMIC CENTER. Gubernur NTB dan rombongan melakukan peninjauan ke Islamic Center untuk memastikan kesiapan ajang utama MTQN XXVI tersebut. Foto: Humas Pemprov NTB.

 

Mataram, Lombokinsider.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Dr Zainul Majdi, MA mengharapkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXVI di Mataram bisa berlangsung dengan meriah dan unik.

“Agar penyelenggaraannya meriah dan unik, kita harus perhatikan hal-hal detailnya sehingga semuanya berjalan baik dan lancar. Juga jangan lupa untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu agar sepulangnya dari NTB mereka akan memiliki kesan yang mendalam tentang keunikan dan kemeriahan MTQ yang kita adakan,” kata Gubernur Zainul Majdi dalam rapat koordinasi panitia MTQN XXVI pada Selasa (12/7) di Ruang Rapat Umum Kantor Gubernur Provinsi NTB di Mataram yang dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH, MSi, dan Sekda NTB H. Ir.Rosyadi H. Sayuti, M.Sc, Ph.D, para asisten dan para kepala SKPD, Walikota Mataram H. Ahyar Abduh, serta para pemangku kepentingan lainnya.

DETAIL. Semua persiapan diperiksa secara detail dalam rakor Gubernur dan panitia MTQN.

DETAIL. Semua persiapan diperiksa secara detail dalam rakor Gubernur dan panitia MTQN.

Lebih lanjut Gubernur Zainul Majdi mengatakan, kita patut bangga karena NTB memiliki ciri atau unsur pembeda dengan tuan rumah yang lain dalam pelakasanaan MTQ, karena pada saat yang sama diadakan Pameran Peradaban Islam, Holtikultura dan juga potensi unggulan daerah dari UKM binaan Perindag Provinsi NTB. “Hanya di NTB yang ketika berlangsung pelaksanaan MTQN diadakan juga kegiatan-kegiatan pendukung lain seperti pameran,” kata Gubernur Zainul Majdi.

Masalah Listrik

Masalah keandalan pasokan listrik menjadi sorotan khusus Gubernur NTB. “Harus dipastikan bahwa listrik atau penerangan jalan dari Lombok International Airport (LIA) hingga jalur masuk Kota Mataram hidup seluruhnya. Selain itu listrik di sebelas titik tempat pelaksanaan kegiatan MTQ harus dipastikan siap, baik listrik PLN maupun pasokan cadangan dengan generator,” kata Gubernur.

“Jangan sampai kita kekurangan ketersediaan listrik pada saat acara ini berlangsung. Karena itu segala sesuatu yang berhubungan dengan listrik harus berjalan dengan lancar, sehingga tidak ada kesan bahwa kita sebagai tuan rumah kurang siap,” tegas TGB.

Terkait ini, General Manager PLN Cabang NTB Ir. Karyawan Aji, M. Eng, menyanggupi bahwa mulai 22 Juli hingga berakhirnya MTQN lampu penerangan jalan sepanjang jalur LIA hingga masuk kota Mataram dipastikan menyala semua juga di tempat semua pelaksanaan MTQ khususnya Islamic Center.

KESAN POSITIF. Penyelenggaraan yang baik akan memberikan kesan yang positif.

KESAN POSITIF. Penyelenggaraan yang baik akan memberikan kesan yang positif.

Publikasi dan Komunikasi

Untuk publikasi rangkaian acara MTQN, pemprov NTB akan menggandeng salah satu stasiun TV swasta nasional untuk dapat menyiarkan langsung dengan durasi terbatas acara pembukaan dan pelaksanaan MTQN setiap harinya.

“Selain itu kami juga telah bekerjasama dengan maskapai Lion Air untuk melakukan branding wisata halal di atas pesawat,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) NTB, HL Moh. Faozal.

Penyediaan sarana komunikasi yang handal juga menjadi perhatian Gubernur NTB. “Sinyal Wifi di sekitar tempat pelaksanaan acara harus kuat sehingga dapat mendukung komunikasi dengan cepat, baik via hp dan alat-alat komunikasi lainnya,” kata Gubernur.

PT Telkom Wilayah NTB melaporkan bahwa mereka telah menyiapkan semua infrastruktur telekomunikasi dari 21 Juli, sejak dari bandara, hotel-hotel tempat para tamu MTQ menginap, dan di sebelas tempat pelaksanaan. “Juga utamanya di media center tempat para jurnalis yang meliput berita, sebagai bagian dari publikasi kegiatan MTQN ini,” jelas Ir. M. Rivai Tadjuddin, MT Kepala Telkom Wilayah NTB.

Kanwil Kemenag Urusan Teknis

Sementara ditempat berbeda saat ditemui Lombokinsider.com, H Nurdin Kasi Penais (Penerangan Agama Islam) di Kementerian Agama Wilayah Provinsi NTB, Jl Udayana, menjelaskan bahwa Kemenag NTB mendapat tugas sebagai panitia teknis bidang musabaqah dan perhakiman. “Kami di Kemenag mendapat tanggung jawab sebagai pelaksana di lapangan untuk memastikan sebelas titik tempat pelaksanaan musabaqah berjalan lancar, kami yang menyediakan MC dan juga peralatan IT,” jelas H. Nurdin.

Sebelas tempat yang dimaksud adalah Islamic Center (untuk Qur’an dan terjemahannya), MAN2 (untuk Syahril Qur’an), Aula BI (untuk Fahmil Qur’an), BKD (untuk Tartil dan cacat netra), Irigasi PU NTB (untuk MMIQ), Taman Budaya (untuk Tafsir Bhs. Arab & 30 Juz), Gedung Sangkareang Gubernuran (untuk Tafsir Indonesia-Inggris), Graha Bhakti (untuk Kaligrafi), Bencingah Kantor Bupati Lobar (untuk Tahfidz 1&5 Juz & tilawah), Pondok Al-Ajiziyah Kapek (untuk Tahfidz 10&20 Juz) dan Masjid Agung Loteng (untuk Tilawah remaja dan anak-anak).

“Selain itu kami juga bertugas untuk menyiapkan semua kebutuhan dan fasilitas dewan hakim/juri yang berjumlah sekitar 122 orang, dari hotel tempat mereka menginap hingga ke tempat pelaksanaan masing-masing sampai kembali lagi ke hotel,” tegas H Nurdin.

“Untuk persiapan MC maka Kemenag NTB mengadakan bintek pada 13-14 Juli, sedang untuk bintek IT akan dilaksanakan pada 15-17 Juli,” pungkas H. Nurdin.

Usai memimpin rapat koordinasi, Gubernur, Wakil Gubernur dan rombongan melakukan peninjauan lapangan ke Islamic Center sebagai ajang utama gelaran MTQN XXVI.

Pewarta: Agus Apriyanto

Penyunting: Kasan Mulyono

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono