Balap sepeda GFNY Indonesia pada 2 Oktober 2016

Mataram, LombokInsider.com – Pelaksanaan balap sepeda Gran Fondo New York (GFNY) Indonesia pada 2 Oktober 2016 dan merupakan even GFNY yang pertama kali digelar di Asia adalah bentuk promosi wisata Provinsi Nusa Tenggara karena diikuti oleh peserta dari seluruh dunia dan disiarkan. Juga karena even balap sepeda ini akan ini melewati destinasi-destinasi wisata yang ada di Lombok.

PROMOSI WISATA. Jumpa pers persiapan GFNY Indonesia, Sabtu (20/8) di Mataram.

PROMOSI WISATA. Jumpa pers persiapan GFNY Indonesia, Sabtu (20/8) di Mataram.

“Pemerintah Provinsi NTB sangat mendukung terlaksananya acara ini karena begitu banyak peserta dari mancanegara yang akan hadir ke Lombok. Ini sekaligus merupakan salah satu cara untuk mempromosikan pariwisata NTB,” ungkap Gubernur NTB Dr TGH. Muhammad Zainul Majdi di sela-sela pengambilan gambar untuk promosi GFNY Indonesia, Sabtu (20/8).

Sekitar 6 orang dari media nasional, 1 orang dari Malaysia yang diundang oleh Axel Moeller dan Tene Permatasari sebagai founder dari GFNY Indonesia. “Kami mengundang rekan media nasional dan dari Malaysia untuk melakukan pengambilan gambar khusus untuk rute yang bakal dilombakan nanti, sekaligus sebagai bagian dari promosi pariwisata Lombok,” jelas Axel Moeller pada jumpa pers sore (20/8).

Pengambilan gambar dimulai dari depan kantor Gubernur NTB pada pukul 06:00 wita, kemudian melalui jalur Narmada, Lingsar, Gunung Sari, Pusuk, Pemenang, Nipah dan berakhir di Malimbu. Peserta yang ikut dalam rombongan ini Gubernur NTB, Ketua KONI NTB, Ketua AFP NTB, Kasatlantas PJR Polda NTB dan beberapa orang peserta lainnya, menempuh jarak sekitar 90 km.

“Kami sangat terkesan dengan keindahan alam dan budaya di Lombok. Ini sangat luar biasa perpaduan antara olah raga dan pariwisata,” kata salah seorang jurnalis dari media nasional yang ikut dalam rombongan.

DESTINASI MENARIK. Balapan akan melewati destinasi-destinasi indah di Lombok.

DESTINASI MENARIK. Balapan akan melewati destinasi-destinasi indah di Lombok.

500 Peserta dari 30 Negara

Sampai dengan hari ini peserta yang mendaftar sudah mencapai 500 orang dari 30 negara, termasuk Gubernur NTB Dr TGH M. Zainul Majdi dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua KONI NTB Andi Hadianto, Sekertaris Kabinet Pramono Anung, Duta Besar Norwegia Stig Traavik, Managing Director PT JIExpo Kemayoran Prajna Murdaya dan juga ketua umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari.

Balap sepeda GFNY Indonesia pada 2 Oktober 2016 akan melombakan dua kategori yakni Medio Fondo 80 km untuk pemula dan non kompetisi dan Gran Fondo 180 km untuk professional-kompetisi. Dengan biaya pendaftaran $99-$150/orang dan memperbutkan hadiah berupa uang tunai puluhan juta, medali, helm eksklusif dari Italia (Limar) dan ratusan hadiah hiburan lainnya dari sponsor pendukung. Even ini melibatkan ratusan pesepeda amatir hingga professional dari pelbagai negara serta diliput oleh media nasional dan internasional, dengan latar belakang keindahan alam pulau Lombok yang memikat hal ini sesuai dengan slogannya “Be a Pro for A Day”.

Acara serupa telah digelar sejak 2010 di New York, kemudian berkembang di 11 negara sebagai bagian GFNY World Series yakni GFNY Deutschland, Italia, Indonesia, Argentina, Cozumel Mexico, Colombia, Uruguay, Mexico City, Mount Ventoux Prancis dan puncaknya GFNY Championship di New York City Amerika. Selain mendapat dukungan dari pemerintah daerah dari infrastruktur dan keamanan, GFNY Indonesia juga didukung penuh oleh Kemenpar RI melalui promosi dalam dan luar negeri melalui Wonderful dan Pesona Indonesia. “Saya berharap acara seperti ini dapat menjadi even tahunan yang selalu di gelar di Lombok,” tegas Gubernur NTB kepada GFNY Indonesia.

“Kami diberikan slot iklan di Blomberg dan Foxsport TV, majalah edisi khusus, baliho di beberapa kota di Indonesia, serta ikut dalam direct promotion yang baru-baru ini dilaksanakan di Jakarta bersama-sama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB yang diikuti oleh ratusan peserta yang secara spontan ikut pada saat itu,” ungkap Tenne Permatasari, GFNY Indonesia.

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono