Mataram, LombokInsider.com – Setelah melakukan segala persiapan dan promosi selama beberapa bulan terakhir, akhirnya pagi tadi (2/10), balap sepeda bertaraf Internasional Gran Fondo New York (GFNY) sukses digelar. Kerja keras semua pihak, bersama panitia yang mendukung langsung pelaksanaan kejuaraan ini menghasilkan sebuah acara yang spektakuler, dimana sebanyak 600 orang lebih peserta terlibat dalam GFNY Indonesia yang dilaksanakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Start dilakukan pagi sekitar pu

Dari (ki-ka) Kadis Budpar, Ketua Umum PB ISSI, Sekda NTB, Gubernur Jateng dan CEO & President GFNY.

Dari (ki-ka) Kadis Budpar, Ketua Umum PB ISSI, Sekda NTB, Gubernur Jateng dan CEO & President GFNY, pada saat acara Welcome Dinner (1/10).

kul 06:20 di depan Hotel Santosa Senggigi, melombakan jarak 80 dan 180 km, dilepas oleh Kapolda NTB, Brigjen. Pol. Umar Septono.

Keindahan Alam Lombok

“Lombok adalah pulau yang sangat indah, dimana sepanjang jalan yang akan dilalui para peserta nantinya menampilkan pemandangan alam yang indah, ditambah keramah-tamahan masyarakatnya yang luar biasa,” ujar Uli Fluhme CEO dan co-founder GFNY. Demikian juga komentar istrinya Lidia Fluhme yang merupakan President GFNY, mengatakan bahwa rute GFNY Indonesia di Lombok ini termasuk yang terindah sepanjang gelaran GNFY di seluruh dunia. Inilah yang menjadi pertimbangan Lombok dipilih sebagai tuan rumah, ini disampaikan keduanya pada acara welcome dinner yang di Hotel Santosa, Senggigi, pada (1/10) malam. Hal senada disampaikan oleh Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum PB ISSI di acara yang sama, acara ramah-tamah dan makan malam ini diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, memberikan waktu kepada para peserta untuk saling mengenal.

Seni. Keberangkatan Peserta GFNY Disemarakan Pentas Gendang Beleq.

Seni. Keberangkatan Peserta GFNY Disemarakan Pentas Seni Gendang Beleq.

Sementara keesokan paginya, sebelum lomba balap sepeda dimulai, Gubernur NTB memberikan sambutan dihadapan para peserta. “Saya mewakili pemerintah dan warga masyarakat menyampaikan terima kasih atas kepercayaan GFNY, hingga mau melaksanakan even Internasional balap sepeda di Pulau Lombok ini. Selain keindahan alam juga jalan halus yang terjal dan berbukit serta penuh tanjakan menjadi daya tarik tersendiri dari pulau ini,” jelas Gubernur NTB, TGH M. Zainul Majdi bersemangat. Hal ini tentunya menjadi promosi tersendiri bagi pariwisata Lombok dan NTB, acara dilanjutkan dengan pelepasan 600 lebih peserta dengan pengawalan pihak kepolisian dan Ambulance oleh Kapolda NTB.

Koordinasi

Selain mendapat dukungan dari pemerintah daerah dari infrastruktur dan keamanan, GFNY Indonesia juga didukung penuh oleh Kemenpar RI melalui promosi dalam dan luar negeri melalui Wonderful dan Pesona Indonesia. “Kami sangat mendukung hal-hal semacam ini, karena secara umum tidak memerlukan biaya promosi yang terlalu besar, sebab para peserta datang dan berlomba dengan biaya sendiri,” ujar Gayatri Asisten Deputi Kementrian Pariwisata RI bidang Pengembangan Pasar Personal.

Gayatri menambahkan bahwa mereka juga datang bersama keluarga dan pendukung sehingga dari seorang peserta bisa menghasilkan keuntungan ganda bagi daerah yang dipilih sebagai tuan rumah seperti Lombok saat ini. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak kepolisian yang menerjunkan sekitar 1800 personilnya untuk

Selepas Subuh Para Peserta GFNY Bersiap untuk Melakukan Start di Jalan Raya Senggigi depan The Santosa Hotel (2/10).

Selepas Subuh Para Peserta GFNY Bersiap untuk Melakukan Start di Jalan Raya Senggigi depan The Santosa Hotel (2/10).

mengawal berlangsungnya acara ini, juga dengan pihak PU NTB yang telah memastikan jalur jalan yang dilewati yang menempuh hampir separuh dari Pulau Lombok, akan melewati jalan yang mulus, juga dengan Pemda Lobar dan Loteng yang wilayahnya dilintasi balap sepeda ini.

Negara Peserta

GFNY merupakan balap sepeda bertaraf Internasional diikuti oleh 31 negara, yakni Amerika, Kanada, Korea, China, Brunei, Malaysia, Singapore, Australia, Indonesia, New Zealand, Thailand, Norway, Denmark, Polandia, Jerman, England, Great Britain, Belanda, Prancis, Italy, Colombia, Mexico, Swedia, Finlandia, Costa Rica, Argentiana, Swiss, Aljazair, Skotlandia dan Chile. Termasuk Gubernur NTB TGH M. Zainul Majdi dan Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta anaknya, Ketua KONI NTB Andi Hadianto, Sekertaris Kabinet Pramono Anung, Duta Besar Norwegia Stig Traavik, Managing Director PT JIExpo Kemayoran Prajna Murdaya dan juga ketua umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari yang ikut ambil bagian pada balap sepeda pagi tadi.

Beberapa Orang Peserta  GFNY, Melintasi Jalan di Kawasan Rembiga.

Beberapa Orang Peserta GFNY, Melintasi Jalan di Kawasan Rembiga.

Pada jarak 180 km peserta menuju Kota Mataram kemudian Bundaran Gerung, Lembar, Sekotong Bawah, Labuan Treng (Pos Pertama), Pantai Sepi, Buwun Mas – Desa Kabul – Batu Jangkih – Bendungan Penggeh, Jalan Bypass belok kiri, Ujung Landasan – Bunderan Jempong – Ampenan, Rembiga – Gunung Sari – Pusuk Pass- Nipah, Malimbu, dan finis di Senggigi. Sedagkan pada jarak 80 km menempuh rute Senggigi – Kota Mataram – Pusuk Pass – Nipah – Malimbu – Senggigi.

Setelah gelaran GFNY Indonesia ini, selanjutnya dalam World Series yakni GFNY Argentina, Cozumel Mexico, Colombia, Uruguay, Mexico City, Mount Ventoux Prancis dan puncaknya GFNY Championship di New York City Amerika. Secara keseluruhan acara balap sepeda GFNY Indonesia, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pagi tadi berjalan lancar dan sukses. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com