Mataram, Lombokinsider.com – Keputusan pemerintah untuk memberlakukan bebas visa kunjungan diyakini akan membuat Lombok semakin menarik bagi wisatawan mancanegara. “Kebijakan bebas visa kunjungan ini tentunya sangat positif bagi kepariwisataan Indonesia umumnya dan NTB khususnya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. Lalu Moh Faozal, MSi di Mataram (2/5).

“Kebijakan tersebut tentu saja sangat menguntungkan bagi NTB yang menjadikan pariwisata salah satu sektor andalan selain pertanian. Apalagi NTB termasuk satu dari sepuluh destinasi unggulan di Indonesia,” tambah Faozal.

Sambutan Baik

Kebijakan bebas visa kunjungan juga disambut baik oleh pelaku industri penerbangan. “Dengan pemberlakuan bebas visa kunjungan ini para wisatawan asing yang datang ke Lombok merasa sangat senang karena mendapatkan kemudahan dan tidak mengalami antrean yang panjang di terminal kedatangan internasional,” kata Supit Arif Barata, Kepala Cabang Silk Air www.silkair.com di Mataram.

“Banyak wisatawan mancanegara yang hampir tak percaya saat tiba di Bandara Internasional Lombok pada Senin, 2 Mei 2016, dan mereka mendapatkan fasilitas bebas visa kunjungan,” kata Supit.

Pemberlakuan bebas visa kunjungan ini telah terbukti berhasil menarik minat kunjungan wisatawan asing ke Lombok. “Kami merasakan langsung dampak pembebasan visa kunjungan ini. Biasanya jumlah penumpang hanya sekitar 80% dalam armada kami yang memiliki 150 tempat duduk. Sekarang ini sering penuh 100% dengan frekuensi empat kali penerbangan per minggu. Tamu yang banyak adalah berasal dari Jerman, Inggris, Norwegia, Jepang, Korea dan Singapura,” jelas Supit.

Sesuai dengan Peraturan Presiden No. 21/2016 tentang Bebas Visa Kunjungan, ada 169 negara dari keseluruhan 195 negara di dunia ini yang diberikan bebas visa kunjungan. Pemberian fasilitas ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi wisatawan asing untuk berkunjungan ke Indonesia dan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing sehingga bisa meningkatkan perekonomian Indonesia.

Salah satu tren wisata 2016 adalah tuntutan akan kemudahan dengan pengurangan rintangan-rintangan untuk kunjungan orang asing ke suatu negara. Dari tahun ke tahun, negara-negara di dunia semakin terhubung satu sama lain. Penerbangan murah semakin memudahkan dilakukannya liburan akhir pekan keluar negeri. Pada 2016 juga akan terjadi peningkatan perjalanan bisnis internasional karena globalisasi dan peningkatan perusahaan internasional selain juga karena semakin besarnya keluangan waktu saat liburan, kata Luby Fuggle, ahli pemasaran pada Trekksoft. (LI/AA)

Bandara Internasional Lombok

Bandara Internasional Lombok

About Author: Kasan Mulyono
Writer. Lecturer. Ph.D in Economics. Mine worker. PR veteran. Casual cyclist. Father of 4. Husband to Kartina. Moslem. Lives in Lombok & West Sumbawa, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: KasanMulyono2015 Email: k_mulyono@yahoo.com Twitter: KasanMulyono Instagram: KasanMulyono