Mataram, LombokInsider.com – Tak ingin berlarut dalam duka pasca bencana gempa yang menerjang Nusa Tenggara Barat (NTB) secara berturut-turut, khususnya di Pulau Lombok. Pada Rabu (15/8) Pemerintah Provinsi NTB, melalui Dinas Pariwisata (Dispar) mengadakan Rapat Koordinasi Percepatan Recovery Amenitas Pariwisata NTB Pasca Gempa Menuju Lombok Bangkit, bersama seluruh stakeholder industri pariwisata NTB.

“Sejauh ini secara umum beberapa destinasi wisata kita seperti Mataram dan Senggigi, tidak terjadi kerusakan yang berat, apalagi Kuta Mandalika tidak terdampak gempa. Selain itu fasilitas vital penunjang seperti bandara Lombok International Airport (LIA) dan Pelabuhan Lembar serta Kayangan juga relatif aman,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, HL. Moh. Faozal disela-sela Rakor.

Oleh karenanya, menurut Faozal, saat ini pariwisata NTB, khususnya di Pulau Lombok sudah siap menerima kunjungan wisatawan. “Kita lihat beberapa fasilitas hotel yang ada di kota juga mayoritas tidak terlalu terdampak, sehingga siap menerima kehadiran tamu,” jelasnya.

Sementara pihak Kementrian Pariwisata, yang diwakili Muh. Ricky Fauziyani, Asisten Deputi Pemasaran Regional III mengatakan, bahwa pemulihan atau recovery pasca gempa harus segera dilakukan.

“Pariwisata Lombok saat ini sebenarnya sedang bagus, hanya saja bencana alam tidak bisa dihindari. Kami dari Kemenpar siap memberikan mendukung terhadap program pemulihan terhadap pariwisata dari dampak gempa ini,” jelas Ricky.

Selain itu, menurutnya yang sangat penting adalah kerjasama seluruh pihak pada saat-saat seperti ini, agar percepatan pemulihan pariwisata Lombok dapat dilakukan dengan baik dan terkoordinasi melalui satu pintu komando.

“Saya yakin dengan kekompakan yang selama ini telah diperlihatkan oleh seluruh stakeholder pariwisata, maka pariwisata Lombok akan segera bangkit kembali,” ucapnya.

Rakor yang berlangsung dihalaman kantor Dispar NTB ini dihadiri seluruh stakeholder dan asosiasi pariwisata di NTB diantara; PHRI, BPPD, IHGMA, PUTRI, ASITA, Poltekpar, pihak maskapai pnerbangan, GM LIA, pihak otoritas pelabuhan, kepolisian, TNI dan lain-lain.

Semua yang hadir sepakat, bahwa pariwisata di Pulau Lombok harus segera bangkit, tidak berlarut dalam duka pasca gempa. Berbagai formulasi percepatan pemulihan telah dirumuskan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap wisatawan yang akan berkunjung ke Lombok. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com