Mataram, LombokInsider.com – Sebagai salah satu destinasi wisata, Kota Mataram dipastikan akan semakin banyak dikunjungi dan menjadi magnet bagi para penggemar swa foto. Hal ini karena pada akhir Desember 2017 ini akan ada monumen Pesawat Latih Bravo seri AS 202 hibah dari TNI-AU yang bertengger diatas bundaran air mancur depan eks Bandara Selaparang Rembiga, menggantikan patung Gendang Beleq yang sebelumnya.

Selain Kota Mataram, Pesawat TNI AU seri AS 202 Bravo juga akan menghiasi Kota Taliwang, Ibukota Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), tepatnya di kawasan Kemuter Telu Center. Dua pesawat yang purna tugas dari Skuadron Pendidikan 101 Lanud Adisutjipto Yogyakarta 2015 ini, dijadikan monumen kedirgantaraan.

Pendirian monumen kedirgantaraan bertepatan dengan rangkaian ulang tahun NTB yang ke-59. Monumen ini berdiri atas prakarsa Danlanud Rembiga, Kolonel Pnb. Dodi Fernando, Walikota Mataram, H Ahyar Abduh, serta Bupati Sumbawa Barat, H. W. Musyafirin.

“Ini bisa menjadi ikon untuk memotivasi generasi muda NTB agar menjadi kesatria pengawal dirgantara,” kata Dodi dalam keterangan tertulisnya.

Danlanud juga berharap, monumen pesawat tersebut akan menambah kecintaan dan kebanggaan masyarakat NTB terhadap TNI AU dan kedirgantaraan nasional, serta menjadi daya tarik dari sektor pariwisata di Mataram dan Taliwang (KSB).

Pesawat AS 202 Bravo merupakan pesawat latih pilot tunggal bikinan gabungan perusahaan Swiss Flug- und Fahrzeugwerke Altenrhein (FFA) dan Italia, Savoia-Marchetti. Pesawat ini dioperasikan Sekolah Penerbang (Sekbang) TNI AU sejak dekade 1980-an dan telah melahirkan para ksatria pengawal dirgantara para pilot militer kebanggaan Indonesia.

Monumen pesawat dengan panjang mencapai 6,65 meter dan tinggi 2,51 meter ini tentunya akan menambah keindahan dan keunikan Kota Mataram dan Taliwang, KSB yang saat ini telah menjadi destinasi wisata andalan di Nusa Tenggara Barat. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com