Mataram, LombokInsider.com – Pasca erupsi Gunung Agung di Bali pada Minggu (26/11), maka pada Kamis (30/11) Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), melaksanakan Rapat Koordinasi bersama seluruh para pelaku pariwisata di NTB.

Pada rapat tersebut Kepala Dinas Pariwisata NTB, HL. Moh. Faozal mengajak seluruh elemen terkait, dapat membantu melayani para wisatawan yang datang dan pergi dari Lombok, akibat dampak dari erupsi Gunung Agung.

“Sesuai himbauan dari Menpar, karenanya kami telah berkoordinasi dengan PHRI, IHGMA dan AHM agar rekan-rekan perhotelan dapat memberikan diskon hingga 50 persen dari harga publik bagi wisatawan yang pesawatnya gagal berangkat dan membutuhkan akomodasi,” lanjutnya.

“Ini merupakan salah satu antisipasi sistem buka tutup yang diberlakukan oleh Bandar di Bali maupun Lombok. Tentunya hal ini merupakan kewenangan pihak otoritas masing-masing bandara dan pastinya terjadi penumpukan penumpang di bandara,” ujar Faozal.

Terkait hal ini, pihak IHGMA menyatakan kesiapannya. “Pemberian diskon 50 persen sudah kita lakukan,” ujar Aang Sadikin, mewakili Ketua IHGMA Lombok. Aang menjelaskan bahwa sejak erupsi, akupansi hotel-hotel memang menurun drastis hingga hanya sekitar 30-40 persen saja.

Ia juga mengusulkan perlunya dibentuk Crisis Center, khususnya di beberapa titik seperti, Senggigi, Bandara dan Lembar, hal ini untuk menjawab berbagai pertanyaan para tamu, selain itu juga memberikan informasi terkini tentang situasi yang terjadi.

Pada rapat tersebut, seluruh pihak terkait yang hadir seperti, BMGK, Pelindo III, TNI-AL, PHRI, IHGMA, AHM, HPI, Pemkab Lobar, Sahbandar Teluk Nare dan pihak terkait lainnya menyatakan kesiapannya dalam bekerjasama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan yang akan pergi dan datang ke Lombok.

Selain membentuk Crisis Center, Dispar NTB juga telah menyediakan layanan online yang dapat diakses www.pesonalomboksumbawa.travel dan layanan call center yang akan memberikan informasi terkini berkaitan dengan yang ada di Lombok dan Sumbawa.

Diharapkan agar wisatawan yang memilih untuk tetap di Lombok dapat memanfaatkan waktunya untuk mengetahui lebih banyak tentang destinasi wisata yang ada di Lombok dan Sumbawa. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com