Mataram, LombokInsider.com – Lombok saat ini memang telah menjadi salah satu tujuan favorit para traveler, baik dari dalam maupun luar negeri. Ini terbukti dengan banyaknya traveler yang datang berkunjung ke Lombok saat libur panjang sekolah dan Idul Fitri yang lalu. Dari pengamatan di beberapa biro perjalanan yang ada, meski harga tiket pesawat meroket, bahkan mencapai hingga 100%, hal ini tak menghalangi mereka untuk datang ke Lombok.

Peningkatan kedatangan traveler ke Lombok juga didukung oleh data dari pergerakan jumlah penumpang yang datang melalui Lombok Internasional Airport (LIA) di Praya, Lombok Tengah.

Hal ini ditegaskan oleh General Manager Angkasa Pura I, I Gusti Ngurah Ardita, sebagai operator dari LIA. “Kenaikannya yang cukup signifikan, terhitung dari H-10 hingga H+15 terjadi lonjakan penumpang di bandara. Angkanya bahkan menyentuh angka 310.144 orang,” jelas Ardita.

Ardita menambahkan angka ini juga naik sekitar 11.09% dari 2016 yang lalu, dimana angkanya pada waktu itu hanya mencapai 279.194 orang dengan jumlah hari yang sama. Jika dalam beberapa hari saja angka pergerakan penumpang di bandara mencapai sekian, tentunya diharapkan target angka kunjungan wisatawan yang telah ditetapkan pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata Provinsi NTB dapat tercapai.

Tidaklah mengherankan begitu banyak traveler yang datang ke Lombok, momen yang bertepatan antara libur panjang sekolah, serta libur bersama Idul Fitri dan juga daya tarik keindahan Pulau Lombok yang memang sudah terkenal, sangat mendukung hal ini.

Potensi pariwisata NTB dengan keindahan alam, pantai, kuliner dan budaya serta masih banyak lagi yang lainnnya, menjadi daya tarik bagi traveler atau wisatatawan untuk selalu berkunjung kembali.

Senada dengan GM Angkasa Pura I, Ernanda Dewobroto, General Manager Golden Palace Hotel, mengatakan bahwa tamu yang menginap sudah mulai banyak pasca Ramadan. “Selepas puasa, tamu yang datang menginap di city hotel sudah mulai ramai, apalagi libur kemarin menjadi satu, libur lebaran dan juga sekolah,” kata Ernanda, yang juga merupakan Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM).

Selain tamu yang datang menginap, Ernanda menjelaskan bahwa kegiatan MICE juga sudah mulai lagi. “Sejak seminggu lalu, kegiatan MICE sudah mulai lagi, hari ini ada dua kegiatan di hotel kami,” jelasnya.

Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) memang menjadi salah satu target pasar dari hotel-hotel yang ada di daerah perkotaan, seperti Mataram.

Meningkatnya angka kedatangan penumpang di LIA, menjadi salah satu indikator semakin berkembangnya pariwisata di NTB. Ini semua berkat kerjasama seluruh pihak (stakeholder) pariwisata yang ada dalam mendukung pemerintah provinsi dalam hal ini Dispar NTB, untuk mencapai angka 3,5 juta kunjungan wisatawan pada 2017 ini. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com