Mataram, LombokInsider.com – Setelah tahun lalu sukses, Lombok kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan Gran Fondo New York (GFNY) 2017, yang akan digelar pada Minggu (3/9). Ini kali kedua Lombok tampil sebagai tuan rumah even balap sepeda internasional bergengsi GFNY ini, bahkan tahun ini 2 even sekaligus, GFNY Indonesia dan Championship Asia, dipastikan Lombok makin terkenal.

MEDALI. Setiap Finisher juga akan Memperoleh Medali Eksklusif dari Panitia.

Promosi Destinasi Wisata

“Even ini sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata bagi Lombok. Dukungan datang dari Kemenpar dan Dispar NTB karena telah masuk dalam kalender even tahunan yang rutin dilaksanakan,” jelas HL. Moh. Faozal, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB, dikantornya, Rabu (30/8). Even ini juga merupakan rangkaian dari pelaksanaan Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS) 2017.

Faozal menambahkan bahwa jalur yang akan dilalui para peserta 80 persennya mengitari destinasi wisata yang ada di bagian utara Pulau Lombok. “Berbeda dengan 2016 lalu, kali ini jalurnya lebih banyak kearah Utara bukan Selatan, ini untuk menghindari banyaknya lampu lalu lintas, yang dirasa dapat mengganggu kecepatan para peserta,” ujarnya.

“Jalur destinasi yang akan dilalui meliputi, Pusuk Pass, Tanjung, Bayan, Nipah Malimbu yang menyusuri sepanjang pinggiran pantai Utara yang terkenal sangat indah. Ini balap sepeda sambil menikmati destinasi wisata,” tambahnya. “Ini akan semakin menancapkan bahwa saat ini Lombok menjadi salah satu tempat terbaik dalam penyelenggaraan sport tourism,” katanya.

Terkait persiapan secara teknis di lapangan, Faozal menyatakan tahun ini lebih baik dari sebelumnya. “Karena sudah ada pengalaman tahun lalu, jadi Insya Allah bisa lebih baik tahun ini. Untuk pengamanan sepanjang jalur lomba,1023 personil Polda NTB akan dilibatkan,” pungkas Faozal.

Senada dengan Faozal, Axel Moeller, advisor even GFNY menyatakan, bahwa melalui even ini pihaknya dengan bangga menunjukan keindahan Pulau Lombok kepada dunia internasional. “Kami harap para peserta dapat menikmati keindahan dan keramahamahan masyarakat Lombok dan semoga balapan kali ini lancar tanpa kecelakaan serta semua peserta senang,” katanya.

800 Peserta dari 33 Negara

KETERANGAN. Kadispar NTB, HL. Moh. Faozal dan Tenne Permatasari saat Memberikan Keterangan Pers, Rabu (30/8).

Sementara Tenne Permatasari, yang merupakan team leader GFNY Indonesia, menjelaskan lomba kali ini akan terbagi menjadi 3 kategori, Touring, Semi-pro dan Profesional. “Tahun ini GFNY Indonesia sekaligus Championship Asia, sampai saat ini tercatat 800 orang peserta yang mendaftar, dari 33 negara,” ungkap istri Axel Moeller ini.

Tenne mengatakan bahwa dari 800 peserta, 60 persen berasal dari Indonesia sedang 40 persen sisanya dari mancanegara. “Start akan dilakukan pada Minggu (3/9), sekitar pukul 06:00 wita di depan Holiday Resort, Mangsit, Senggigi. Jarak balapan akan terbagi dua yakni, long168 kilometer dan medio distance 82 kilometer,” jelasnya.

Teknis Perlaksanaan

“Keluar dari start para peserta akan melewati jalan datar, tantangan dimulai saat naik ditanjakan Pusuk pass dengan ketinggian mencapai 332 m, namun mereka akan terhibur saat melewati monkey forest, peserta long distance akan lanjut ke Tanjung, kemudian Anyar dan putar balik ke finish,” katanya.

“Sementara peserta medio distance akan ke Tanjung dan langsung putar balik ke Mangsit. Cut of time (batas waktu maksimal), untuk medio pukul 11.59 wita, sedangkan untuk long distance pukul 15:41 wita,” tegas Tenne.

Even Marathon Sepeda

GFNY Indonesia tahun ini juga diikuti sekitar 40 peserta dari GFNY Malaysia, yang digelar pada 23 April lalu. Tahun depan, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah GFNY Bali pada 4 Februari.

Sebagai GFNY Championship Asia, sebanyak 20 persen peserta yang finish pertama dari ketujuh nomor individu, dapat mengikuti GFNY di New York tahun depan dan berhak start di First Corral. Demikian juga pemenang putra dan putrid long distance, akan di undang pada GFNY NYC 20 Mei 2018, biaya akomodasi dan registrasi ditanggung panitia.

GFNY merupakan even balap sepeda sejauh 160 untuk Gran Fondo dan 80 kilometer untuk Medio Fondo, digelar di New York, Amerika Serikat, tiap Mei. Lebih dari 5000 peserta dari 90 negara ikut ambil bagian, even marathon sepeda ini mengusung slogan “Be a Pro for A Day”. (LI/AA)

 

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com