Mataram, LombokInsider.com – Demikian sangat pentingnya sebuah branding dan strateginya membuat pihak Kementrian Pariwisata (Kemenpar) merasa perlu untuk terus mensosialisasikannya. Setelah beberapa waktu lalu branding Pesona Indonesia, kini giliran Friendly Lombok yang disosialisasikan, bertempat di Hotel Lombok Astoria, Mataram (20/7).

“Sangatlah penting untuk mensosialisasikan Branding Friendly Lombok ini, karena saat ini Lombok menjadi satu dari sepuluh destinasi unggulan yang dipromosikan Kemenpar di Mancanegara, ini merupakan strategi pariwisata,” kata Elizabeth Hutagaul, Kepala Bidang Media Ruang Mancanegara, Kemenpar RI. Friendly Lombok sebagai Sub- Branding juga menjadi penguat dari Master Branding Wonderful Indonesia di luar negeri.

Selain itu menurut Elizabeth perjuangan yang sangat panjang dan lama dalam merumuskan dan memilih Friendly Lombok sebagai branding Lombok di Mancanegara menjadi sejarah tersendiri dalam membangun sebuah branding. “Friendly Lombok merupakan image yang mewakili Lombok, sehingga harus memberikan kesan yang kuat terhadap Lombok pada konsumen di luar negeri sana,” lanjut Asdep Kemenpar, Bidang Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara ini.

Sementara itu, DR. Hery Margono sebagai tim leader penguatan branding pariwisata mancanegara sekaligus narasumber pada acara ini memaparkan pentingnya sebuah branding. “Starategi dan Identitas merupakan faktor penentu dalam membranding sesuatu, apalagi Pariwisata NTB menjadi yang utama,” ucap Hery yang juga Direktur PT.Insan Mandiri, konsultan dari Kemenpar RI.

Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Hery untuk menjelaskan secara detail, langkah-langkah yang telah ditempuh pihaknya sebagai konsultan Kemenpar dalam pembentukan Branding Friendly Lombok ini. “Perjalanannya panjang, melalui beberapa kali Focus Discussion Group (FGD), dilanjutkan dengan diskusi terbatas bersama TGB dan Menpar, akhirnya munculah Friendly Lombok ini,” kenangnya.

Seperti diketahui bahwa pihak Kemenpar RI telah mempromosikan 10 destinasi wisata Indonesia di mancanegara. Kesepuluh destinasi dengan branding baru ini antara lain Lombok NTB, Bandung, Bali, Jakarta, Kepri, Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), Coral Wonders (Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat), Medan, Makassar dan Banyuwangi.

Adapun nama-nama brand yang diluncurkan antara lain: Friendly Lombok, Colorful Medan, Wonderful Riau Island, Enjoy Jakarta, Stunning Bandung, Java Cultural Wonders, Majestic Banyuwangi, Bali the Island of Gods, Explore Makassar, serta Coral Wonders untuk Bunaken, Wakatobi dan Raja Ampat.

“Kesepuluh destinasi utama tersebut di-branding sebagai destination branding dalam mendukung brand Wonderful Indonesia namun kita harus fokus,” tegas Hery. “Terus berfikir positif akan suksesnya Branding Lombok-NTB bersama Friendly Lombok untuk menunjang Worderfull Indonesia,” ucapnya memotivasi peserta.

Acara ini dikemas oleh Dinas Pariwisata Prov. NTB, bersama Friendly Lombok dan Wonderful Indonesia, tujuannya adalah untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Lombok yang targetnya 3,5 juta orang pada 2017 ini, Sedangkan target nasional 20 juta orang pada 2019. Kerjasama seluruh pihak dalam mendukung pencapaian target ini sangat diperlukan, karena kemajuan pariwisata tidak dapat diraih tanpa dukungan semua pihak.

Sosialisasi yang berlangsung hingga sore ini, diikuti ratusan peserta dari stakeholder, dinas dan instansi terkait, termasuk Dinas Kominfotik dan beberapa pejabat eselon IV yang ikut terlibat mensukseskan acara ini. Hadir juga penggiat dan pemerhati pariwisata NTB, juga jurnalis lokal dan nasional. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com