Bima, LombokInsider.com – Festival Pesona Lawata, Kota Bima kembali digelar pada Ahad (8/4), acara ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Pesona Tambora (FPT) 2018, sekaligus peringatan HUT Kota Bima yang ke 16, di Pantai Lawata, Kota Bima. Puluhan perahu hias memadati tepian pantai, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang datang.

Berbagai kegiatan dirangkai dalam pelaksanaan Festival Pesona Lawata, diantaranya gerak jalan santai, gebyar bakar ikan yang diikuti oleh seluruh SKPD Kota Bima dan yang menjadi puncak serta daya tariknya adalah 80 perahu nelayan yang telah dihias berlomba di sekitar teluk bima.

“Fokus kami pada Festival Pesona Lawata kali ini adalah Pawai Perahu Hias, karena hal ini merupakan budaya maritim masyarakat Kota Bima yang telah menjadi warisan leluhur. Ini perlu terus kita lestarikan karena merupakan akar budaya masyarakat,” kata Kadispar Kota Bima, Kadispar Bima, H. Sukri, pada laporannya.

“Keberhasilan ini juga merupakan kolaborasi dan sinergi antara pemkab dan provinsi, terima kasih kepada Kadispar NTB yang terus memberikan dukungan kepada kami di Bima,” ujarnya.

Menurut Kadispar Kota Bima, selain bertujuan memeriahkan HUT Kota Bima ke 16, kegiatan ini juga merupakan bagian dari FPT 2018 dan bentuk penghargaan pada Walikota dan Wakilnya yang telah sukses membangun Kota Bima, khususnya pariwisatanya selama 2 periode masa pemerintahannya.

Sementara Kadispar NTB, HL. Moh. Faozal sangat berharap kedepan akan lebih banyak bantuan yang dapat diberikan kepada Kota Bima, khususnya dalam peningkatan kualitas kepariwisataannya.

“Menjadi kebahagiaan dari apa yang dihajatkan bersama Walikota Bima, ini merupakan tahun ketiga kerjasama kami di provinsi bersama Kadispar Kota Bima dalam upaya menjadikan kawasan ini bisa dinikmati oleh masyarakat dan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara,” jelas Faozal dalam pengantarnya.

“Sejauh ini kolaborasi dan sinergitas yang kami lakukan sudah membuahkan hasil, sehingga bisa di contoh dengan daerah-daerah lainnya. Kami sudah bangun homestay dan semoga bisa dinikmati masyarakat dan ini merupakan dukungan kita disini,” tuturnya.

“Kita akan tata lagi dibagian atas dan lihat apalagi yang bisa kita lakukan untuk terus menata dan membangun pariwisata di Kota Bima, namun maaf jika dukungan terhadap Festival Pesona Lawata belum maksimal,” kata Faozal.

“Ini semua karena memang banyak hal yang harus kita lakukan pada Festival Pesona Tambora 2018 dan Alhamdulillah Festival Lawata selalu konsisten dilakukan,” tegas Kadispar NTB ini.

Demikian halnya dengan Walikota Bima, HM. Quraish Abidin yang mengakui bahwa dukungan Pemerintah Provinsi kepada pihaknya sangat banyak. “Sudah sangat banyak dukungan dari provinsi khususnya melalui Dispar NTB, terhadap pembangunan Pantai Lawata ini,” ucapnya.

“Kami akan mengembangkan destinasi Pantai Lawata ini agar lebih baik lagi, dengan segenap kemampuan daerah yang kita miliki,” tegas orang nomor satu di Kota Bima ini.

Lawata merupakan sebuah pantai yang memiliki keindahan dan keunikan tersendiri, terletak di tepi Kota Bima, tepatnya pintu masuk kota ini. Hamparan laut dengan pasir putih yang membentang diapit beberapa gunung dan menjorok ke dalam teluk Bima, menjadi daya tarik pantai ini. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com