Mataram, LombokInsider.com – Pesona keindahan wisata di Pulau Lombok tidak perlu diragukan lagi. Inilah yang menjadi daya tarik pertama sehingga panitia GFNY Indonesia memilihnya sebagai tempat pelaksanaan GFNY Indonesia dan Championship Asia. Ini ditegaskan Eshty Reko Astuti, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar), sesaat setelah pelepasan peserta, Minggu (3/9), di depan Holiday Resort, Mangsit, Senggigi, Lombok Barat, NTB.

Daya Tarik Lombok

“Lombok ini komplit, daya tarik atraksi, alam, budaya sebagai wisata buatan dan sport tourism. Tinggal lebih banyak promosi, sosial media (sosmed) harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” tegas Esthy. Sesaat sebelum melepas peserta Esthy berpesan kepada para peserta untuk menikmati keindahan Lombok selama berlomba.

“Seperti diketahui bahwa jalur yang dilalui meliputi, Pusuk Pass, Tanjung, Bayan, Nipah Malimbu yang menyusuri sepanjang pinggiran pantai Utara Lombok yang terkenal sangat indah,” ucapnya. GFNY lebih kepada

Menurut Esthy, sekarang sosmed telah menjadi tren atau gaya hidup, tidak hanya muda muda tapi yang tua juga, promosi harus dilakukan beragam di beberapa sosmed dan harus dari awal kegiatan.

“Contohnya GFNY ini, pesertanya saja sudah 800 orang, belum teknisi dan pendukungnya serta followernya di sosmed, disini letak nilai beritanya. Viralnya di sosmed yang bisa mengangkat program ini,” lanjutnya.

Terkait angka kunjungan wisatawan, Esthy mengungkapkan harus memperbanyak jalur penerbangan internasional secara langsung. “Tidak bisa dipungkiri untuk mencapai target kunjungan wisatawan harus membuka jalur penerbangan langsung. Sampai Juni baru sekitar 6,5 juta orang, dari target 15 juta,” ujarnya.

Demikian halnya dengan Sekertaris Daerah (Sekda) NTB, Rosyadi Sayuti yang mewakili Gubernur NTB saat memberikan sambutan. “Alhamdulillah ini yang kedua kalinya Lombok jadi tuan rumah, dukungan dari Kemenpar juga luar biasa, semoga GFNY akan menjadi even sport tourism tahunan,” katanya.

Dukungan Polda NTB

Sementara Kapolda NTB, Brigjen Polisi Firli menyatakan pihaknya selalu siap mendukung program-program Pemerintah Provinsi. “Kami siap mengamankan lomba ini sepanjang rute dan juga mendukung seluruh kegiatan Pemprov NTB,” tegas Jenderal bintang satu ini.

Diketahui bahwa GFNY kali ini adalah dua even sekaligus GFNY Indonesia dan Championship Asia, yang diikuti 800 peserta, dari 33 negara, antara lain, Amerika, Kanada, Korea, China, Brunei, Malaysia, Singapore, Australia, Indonesia, New Zealand, Thailand, Norway, Denmark, Polandia, Jerman, England, Great Britain, Belanda, Prancis, Italy, Colombia, Mexico, Swedia, Finlandia, Costa Rica, Argentiana, Swiss, Aljazair, Skotlandia dan Chile.

Ajang Promosi

Senada dengan Deputi Kemenpar, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB menyatakan kegiatan tahunan ini merupakan promosi pariwisata bagi Lombok. “Even ini sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata bagi Lombok, dukungan datang dari Kemenpar dan Dispar NTB karena telah masuk dalam kalender even tahunan,” ujar HL. Moh. Faozal.

Even ini juga merupakan rangkaian dari pelaksanaan Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS) 2017. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com