Mataram, LombokInsider.com – Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memang sempat terpuruk, hal ini dikarenakan dua pulau besarnya, Lombok dan Sumbawa diguncang gempa besar bahkan hingga skala 7 SR pada Juli-Agustus 2018 lalu. Namun bencana tersebut tidak lantas membuat pariwisata NTB tenggelam, pada September didukung oleh Kementrian Pariwisata RI, pariwisata NTB berhasil melakukan recovery dan hingga awal 2019 ini sudah mulai terasa geliatnya.

“Alhamdulillah diawal 2019 ini, ada sekitar 1800 orang wisatawan mancanegara yang mendarat di Pelabuhan Lembar melalui 3 kapal pesiar berbendera Jerman, tepatnya 1-3 Januari lalu,” kata H. Moh. Faozal, Kepala Dinas Pariwisata NTB di Mataram, Jum’at (4/1).

Tentunya hal ini menjadi awal baik dan sangat menggembirakan, dimana wisatawan, khususnya dari mancanegara sudah mulai berani datang lagi ke Lombok pasca gempa.

“Ini merupakan awal yang sangat baik dan menggembirakan untuk saat ini, karena sejak akhir Juli lalu, kita ketahui bahwa pariwisata kita belum normal 100 persen. Dengan kedatangan 1800 orang wisman di awal 2019 ini tentunya menjadi indikator bahwa kita mulai pulih,” ujar Faozal.

Faozal mengakui bahwa sejak gempa Juli lalu, atraksi kita misal TNGR yang sampai hari ini belum normal dari dua jalur pendakian yakni Sembalun dan Senaru. Pada Desember kemarin ada rekomendasi dari Balai TNGR untuk menggunakan jalur Aik.

Selain itu, menyinggung angka kunjungan wisatawan ke NTB dengan jujur Faozal menjelaskan sampai Juli sebelum gempa berada pada 2,8 juta orang wisatawan yang terdiri atas 1 juta wisman dan 1,8 juta lebih wisnus.

“Jujur kita hanya mencapai angka 2,8 juta orang dari target 3,5 juta diawal 2018 lalu. Hal ini harus dimaklumi bahwa bencana yang terjadi tidak dapat kita hindari, pariwisata memang sangat rentan terhadap bencana alam,” jelasnya.

Sementara untuk perkembangan pemulihan yang didukung TCC Kemenpar hingga hari ini menurutnya, terus melakukan promosi untuk pariwisata Lombok dan Sumbawa.

Kabar gembira lainnya datang dari beberapa maskapai penerbangan yang akan melakukan penambahan penerbangan langsung ke Lombok International Airport (LIA) pada beberapa bulan kedepan.

“Daerah-daerah yang terdampak sudah kita petakan dan disampaikan kawasan tiga gili In Sya Allah akhir Januari 2019 pembangunan dermaga di Gili Trawangan akan kita mulai. Promosi juga jalan terus, KEK Mandalika tetap kita upayakan karena tidak terdampak. Empat even Lombok Sumbawa masuk dalam kalender of event nasional yakni, Februari Bau Nyale, April Pesona Tambora, September Festival Moyo dan Festival Khazanah Ramadhan pada bulan Ramadhan,” tegas Kadispar. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com