Mataram, LombokInsider.com – Setelah mendulang sukses pada Rinjani Travel Mart (RTM) pertama pada 2015 lalu, DPD ASITA NTB, kembali akan menggelar RTM2 pada (28-30/4) mendatang. Ajang RTM ini akan menjadi sangat penting bagi industri pariwisata di NTB, khususnya untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Lombok pada 2017 ini. Hal ini disampaikan Dewantoro Umbu Joka, yang merupakan Ketua DPD ASITA NTB, pada Jumpa Pers di Golden Palace Hotel, Mataram, Rabu (26/4).

Target RTM2

“RTM2 akan dihadiri delegasi ASITA dari seluruh Indonesia, hingga saat ini telah terdaftar sebanyak 223 travel agent, dari target 200. Tentunya hal ini sangat penting dimana akan bertemu secara langsung seller dan buyer atau ‘B to B’ travel agent yang ada di Lombok-Sumbawa (NTB),” jelas Dewantoro. Selain itu tentunya target penjualan paket wisata di NTB akan meningkat, yang otomatis akan berdampak positif terhadap angka kunjungan wisatawan ke NTB, khususnya wisatawan mancanegara. Dimana target 2017 ini kunjugan wisatawan ke NTB mencapai 3,5 juta orang, ini sekaligus sebagai komitmen dukungan stakeholder pariwisata kepada pemerintah, dalam hal ini Dinas Pariwisata (Dispar) NTB.

Hal lain yang terdampak dengan adanya RTM ini adalah perekonomian masyarakat yang meningkat dengan datangnya atau akan datangnya wisatawan saat RTM ataupun setelahnya. Harapan RTM akan menjadi ikon NTB dan agenda tahun bagi Asita NTB. Pada 2016 RTM tidak diadakan, karena jadualnya berbenturan dengan IHTF dan Rakernas ASITA. Dewantoro juga mengungkapkan bahwa kesuksesan RTM2 ini tak lain karena kerjasama yang solid dari seluruh anggota ASITA NTB yang ada.

“Fokus paket wisata yang akan dijual selama RTM2 adalah NTB secara umum, sehingga ketika mereka pulang ke negaranya bisa menjual produk wisata NTB. Target RTM2, 2017 ini agar lebih banyak dari tahun kemarin, baik dari segi peserta, buyer dan seller serta potensi transaksi yang terjadi nanti, baik langsung maupun tak langsung,” lanjut Dewantoro, yang juga merupakan pemimpin di Panorama tour and travel.

Dukungan Terhadap RTM2

RTM2. Suasana Jumpa Pers, Rinjani Travel Mart 2 di Golden Palace Hotel, Mataram Rabu (26/4).

Sementara, Agustin Sasongko yang merupakan Sekretaris Jenderal ASITA NTB mengatakan bahwa RTM2 kali ini telah siap sekitar 55 seller, dari seluruh anggota ASITA yang ada, baik dari hotel hotel bintang maupun non bintang di Mataram, Senggigi dan juga Gili Trawangan. “Mereka sangat antusias, semoga seller dan buyer yang akan hadir saling mendapatkan keuntungan. Kita tahu, saat ini Lombok tidak hanya Pantai Kuta dan Senggigi, begitu banyak potensi destinasi wisata baru yang bisa dijual, apalagi pemerintah sedang gencar kembangkan wisata halal, sehinggai Lombok memiliki branding sendiri,” ucap Agustin.

Dari agenda penyelenggaraan, hari pertama para tamu yang datang dengan penerbangan pagi akan dibawa ke kawasan KEK Mandalika, kemudian makan siang di Novotel, lanjut ke Bukit Merese, yang semakin terkenal. Kemudian malam harinya para tamu travel agent yang berasal berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, China, Jepang dan Korea akan dijamu makan malam, di Golden Palace Hotel.

Pagi harinya para peserta RTM akan sarapan di Aruna Hotel, Senggigi dilanjutkan dengan table top, ‘B to B’ kemudian siangnya menlanjutkan perjalanan ke Villa Ombak, Gili Trawangan, untuk melakukan Fun Game dan juga makan siang disana. Sore harinya mereka sudah kembali ke Senggigi dan makan malam di Jayakarta Hotel, keesokan harinya mereka baru akan kembali ke negaranya masing-masing.

Apa yang telah dilakukan ASITA ini, tidak terlepas dari saling sinergi antara stakeholder pariwisata NTB yang ada, salah satunya BPPD dan juga PHRI. Karena salah satu tujuan diadakannya RTM 2 ini adalah adanya multiplier efek dari pariwisata secara keseluruhan. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com