Mataram, LombokInsider.com – Sadar akan potensi bahaya sampah di jalur pendakian, maka pada (20-21/1) lalu, pengelola Gunung Sempana, Dusun Batu Jalik, Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun melakukan cleanup rutin. Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi mereka dalam hal penanggulangan sampah yang berserakan sepanjang jalur pendakian hingga ke puncak.

Cleanup ini merupakan kegiatan rutin dan sudah yang kedua kalinya kami lakukan, beberapa komunitas dan pendaki ikut terlibat dalam kegiatan ini,” jelas Moh. Roli Wahyudi, sebagai ketua pelaksana.

Roli menambahkan bahwa kegiatan ini sebagai langkah antisipasi dari pihak pengelola agar tidak terjadi penumpukan sampah di jalur pendakian hingga ke puncak. “Kami berusaha agar keadaan jalur pendakian tetap clean n clear dari sampah,” lanjut Roli.

“Kegiatan berjalan lancar, sampah yang berhasil dibawa turun dari puncak diantaranya, botol air mineral seberat 15kg, sampah organik dan anorganik seberat 75kg,” tambahnya.

Sementara Sukarno sebagai penasehat kegiatan ini, mengatakan bahwa edukasi dan antisipasi sampah telah dilakukan pengelola di pintu registrasi pendakian. “Sebenarnya antisipasi telah kami lakukan, dengan membagikan kantong plastik sampah besar, selain itu juga selalu diingatkan untuk membawa turun kembali sampahnya,” kata Karno, panggilan akrabnya.

“Sebenarnya teman-teman pengelola di Gunung Sempana sudah cukup selektif, namun cukup sulit memberikan edukasi singkat, apalagi untuk para pendaki baru (newbie),” ujar Karno yang juga merupakan bagian logistik di trashbag community.

“Namun pengelola berkomitmen untuk terus melakukan briefing edukasi kebersihan kepada semua pendaki yang akan mendaki Gunung Sempana. Bahkan mungkin dipertimbangkan untuk memberikan sangsi kepada pendaki yang masih melanggar,” ucapnya.

Gunung Sempana memiliki ketinggian mencapai 2329 mdpl, dengan banyak kelebihan yang bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki pemula. Pemandangannya indah, anda akan dapat melihat Gunung Rinjani, Bukit Pergasingan, Dandaun, Nanggi, Anak Dare dan Padang Savana yang luas membentang dari puncaknya.

Gunung ini bisa menjadi alternatif pilihan camping ceria dan latihan treking bagi anak anak muda pemula yang hobi pendakian, atau bagi wisatawan yang mempunyai waktu sedikit yg ingin menikmati indahnya Sembalun dan Rinjani dari ketinggian. Jarak tempuh yang singkat untuk mencapai puncak membuatnya kian banyak dikunjungi para pendaki, khususnya pendaki newbie.

Menurut catatan pengelola dan panitia para peserta yang terlibat dalam aksi cleanup minggu lalu mencapai 75 orang, yang semuanya merupakan pecinta alam dan peduli lingkungan seperti, Volcanic, Anggota TC, KSR-PMI Unram, Kopma Unram, pengelola Gunung Sempana KPB sempana, mahasiswa dari Ikip mataram, UMM mataram dan pengunjung teman sempana.

Kedepan para pengunjung yang ingin melakukan pendakian, akan dikumpulkan di pintu registrasi dan akan diberikan edukasi tentang manajemen pendakian, identifikasi sampah dan bahaya sampah di gunung, dengan harapan bisa meminimalisir bahaya selama pendakian dan gunung terbebas dari sampah. (LI/AA/KRN)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com