Praya, LombokInsider.com – Sebagai BUMN Pengembangan Pariwisata Indonesia, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) telah banyak membuat sejarah dengan keberhasilannya dalam membangun kepariwisataan di Indonesia selamat 45 tahun berjalannya waktu.

The Nusa Dua Bali salah satu buktinya, bukit yang tandus berubah menjadi salah satu destinasi wisata terbaik berkelas dunia yang berada di Pulau Dewata, Bali. The Mandalika menjadi target berikutnya, Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Mandalika ini saat ini sedang di percepat pembangunannya, berdasarkan arahan Presiden RI.

Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer mengajak seluruh jajarannya untuk berbuat lebih banyak lagi, untuk menciptakan destinasi-destinasi baru berkelas dunia.

“Dalam tiga tahun terakhir ini, kita telah melihat pencapaian yang signifikan untuk tiga tugas utama yang dibebankan kepada Direksi baru ITDC, yaitu: Percepatan Pembangunan The Mandalika, optimalisasi The Nusa Dua dan pengembangan destinasi-destinasi wisata baru,” jelasnya pada malam perayaan 45 tahun ITDC di Kuta Beach Park, The Mandalika, Sabtu (17/11)

Menurutnya semua dapat terjadi berkat sinergi yang terbangun dalam tim dimiliki, antara Direksi, Senior Leaders dan seluruh insan ITDC.

“Kita ibarat The Avengers, di mana setiap orang memiliki kekuatannya masing-masing. Dalam film Avengers Infinity War, para superhero baru pertama kali bertemu. Namun memiliki tujuan yang sama yaitu saling menolong, sama seperti kita yang dulunya tidak pernah mengenal satu sama lain, namun saat ini bergabung dalam sebuah tim dan memiliki satu visi dan misi, yaitu mengembangkan pariwisata Indonesia dan memperkenalkannya ke kancah dunia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Abdulbar mengatakan saat ini ITDC telah berhasil menyelesaikan beberapa pokok dari tugas-tugas untuk membangun pariwisata Indonesia, diantaranya; penyelesaian sengketa tanah seluas 109 hektar melalui kerohiman, percepatan pembangunan The Mandalika, penandatanganan master LUDA dengan Vinci Construction and Grand Projets senilai 1 milyar USD, dan LUDA dengan 7 investor.

Principal Approval dari AIIB dan disetujuinya Penjaminan Negara oleh Menteri Keuangan, sebagai syarat mendapatkan pembiayaan sebesar $248 juta atau setara dengan Rp3,6 trilyun untuk infrastruktur Mandalika sebelum akhir 2018.

Keberhasilan bisnis baru DMO (Destinational Management Organization) mendapatkan kepercayaan pemilik tanah menggunakan branding ITDC sebagai pengelola destinasi di KEK Singhasari, Bali Utara, dan ke depan di Gabon dan yang sangat membanggakan adalah keberhasilan The Nusa Dua sebagai tuan rumah IMF-WBG 2018 Annual Meeting.

Diakhir sambutannya, Dirut ITDC ini mengajak seluruh komponen dari timnya untuk saling memotivasi dan mendorong agar melakukan yang terbaik untuk perusahaan dan bangsa Indonesia

“Banyak perusahaan bercita-cita mengubah dunia. Tetapi sangat sedikit yang memiliki semua elemen yang dibutuhkan: track record, bakat, sumber daya, dan ketekunan. Selama 45 tahun kita telah membuktikan bahwa kita memiliki ketiganya dalam kelimpahan. Sebagai direktur utama, saya tidak bisa meminta modal kerja yang lebih baik dari ini, let’s create destinations together,” pungkasnya, pada perayaan tersebut. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com